Loading...

Porsi Minum Sehat Ketika Puasa

Loading...
 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Mitos Hidrasi di Bulan Puasa [Hak Milik Foto: Suara Global]

Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya. Setiap umat muslim arif balig cukup akal pun berkewajiban untuk menjalankannya. Dari yang tadinya sanggup makan tiga kali sehari, kali ini harus menyesuaikan menjadi dua kali. Bukan hanya itu, hal yang paling dirasa berat ketika menjalankan puasa di hari pertama yaitu waktu makan sahur yang dilakukan dini hari.

Kalau waktu berbuka mungkin masih sanggup ditoleransi oleh tubuh karena masih sama dengan jam makan malam di hari biasa. Namun, makan sahur pada kisaran jam 2 hingga 3 pagi itulah yang mungkin butuh diadaptasi oleh tubuh. Belum lagi rasa kantuk yang mendera, karena memaksa tubuh untuk bangkit di tengah proses tidur – delapan jam yang masih berjalan. Meski begitu, balik lagi ke kewajiban, apapun keluhannya, ibadah perlu dilakukan dengan lapang dada.

Sejalan dengan puasa di bulan Ramadhan, yang sanggup dikatakan sudah menjadi tradisi di kalangan umat Islam, muncul beberapa anggapan yang berkembang. Mulai anggapan minum kopi ketika berbuka sanggup menyegarkan tubuh, hingga hanya minum air putih ketika mencicipi haus di malam hari selama Bulan Puasa. Sayangnya, anggapan ini belum diketahui secara jelas, apakah termasuk fakta atau hanya mitos belaka. Supaya puasa bulan ampunan tahun ini sanggup berjalan lebih optimal, simak mitos dan fakta menarik yang bekerjasama dengan hidrasi ketika berpuasa dari AQUA berikut ini.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Kebutuhan cairan tubuh tidak berubah ketika puasa [Hak Milik Foto: LuRa’s Anime Blog]

Anggapan pertama, kebutuhan cairan tubuh lebih sedikit ketika bulan puasa. Anggapan ini mengacu pada klarifikasi cairan tubuh harus dipenuhi secara teratur dalam jumlah yang sesuai setiap jamnya. Oleh karena sedang berpuasa, kemudian sebagian orang berpikir pemenuhan cairan dalam tubuh menjadi lebih sedikit. Faktanya, meski sedang berpuasa kebutuhan cairan dalam tubuh tidak berkurang maupun bertambah sedikit. Secara kuantitas, porsi cairan yang diharapkan oleh tubuh sama dengan kebutuhan cairan di hari-hari biasa, yaitu sekitar 2 Liter untuk orang dewasa. Bedanya, selama Bulan Puasa, kebutuhan cairan ini hanya sanggup dipenuhi ketika jam berbuka, malam hari dan juga sahur.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Konsumsi kafein ketika berbuka puasa sebabkan Maag [Hak Milik Foto: Reddit]

Anggapan ke dua, ada yang meyebutkan minum kopi ketika berbuka sanggup menyegarkan tubuh. Faktanya, mengonsumsi kafein ketika perut dalam keadaan kosong justru berpotensi mengakibatkan maag. Akan lebih baik bila mengawali waktu berbuka dengan meminum segelas air putih. Manfaatnya, sanggup membantu mengoptimalkan fungsi tubuh. Mulai melancarkan sistem pencernaan, menawarkan energi serta melindungi jaringan tubuh yang sensitif ibarat kulit, semoga senantiasa sehat usai seharian berpuasa.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minum minuman anggun ibarat softdrinks ketika berbuka sanggup meningkatkan kadar gula darah [Hak Milik Foto: Anime Diet]

Anggapan ke tiga, berbuka puasa paling lezat di awali dengan minuman manis. Faktanya, tahukah Anda, bila minuman anggun mengandung karbohidrat sederhana? Senyawa ini sanggup meningkatkan kadar gula darah, sehingga sanggup memicu rasa lapar. Hal inilah yang mengakibatkan nafsu makan eksklusif melejit kala waktu berbuka tiba. Bila tidak cermat menentukan asupan yang sempurna dan sehat – termasuk mengabaikan komposisi asupan gula pada kuliner maupun minuman anggun di malam hari, maka sanggup mengakibatkan kenaikan berat tubuh setelah bulan puasa berakhir.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minum air putih tak harus menunggu haus dulu [Hak Milik Foto: Nerd Reactor]

Anggapan ke empat yaitu menunggu haus dulu gres minum sebanyak-banyaknya. Faktanya, hal ini ternyata kurang tepat. Selama proses metabolisme berlangsung, air yang dikonsumsi dalam tubuh memerlukan waktu untuk berpindah dari lambung menuju otot-otot tubuh. Maka dari itu, baiknya tidak perlu menunggu haus untuk minum, semoga kebutuhan cairan dalam tubuh sanggup tercukupi dengan baik.

Lantas, bagaimana ketika bulan puasa?

Memang, selama puasa berlangsung, tubuh tidak sanggup mendapatkan asupan air putih yang cukup setiap jamnya. Namun, acara minum teratur yang biasa dilakukan sehari-hari, sanggup diganti dengan komposisi minum air putih yang tepat, yaitu 2 gelas ketika berbuka, 4 gelas di malam hari dan 2 gelas ketika sahur. Penerapan contoh minum air putih 2+4+2 selama bulan bulan ampunan ini sanggup dilakukan dengan rincian sebagai berikut.


 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Konsep minum air putih selama berpuasa dengan #AQUA242

2 Gelas Saat Berbuka
Tidak harus dua gelas sekaligus, karena akan menciptakan perut menjadi penuh dan selera makan ketika berbuka mungkin menjadi berkurang. Agar tubuh sanggup mendapatkan manfaat nutrisi baik dari kuliner maupun air putihnya sendiri, awali waktu berbuka puasa dengan 1 gelas air putih. Barulah setelah menikmati hidangan berbuka, minum 1 gelas air putih lagi. Dengan begitu, contoh minum ‘2 gelas ketika berbuka’ sanggup diaplikasikan.

4 Gelas Saat Malam
Jika menerapkan contoh minum air putih 2 gelas ketika berbuka terbilang gampang karena haus, lain ceritanya dengan penerapan 4 gelas ketika malam. Selain faktor malas, tidak merasa haus, hadirnya bermacam-macam minuman anggun menjadi penghambat teraplikasinya contoh minum air putih yang satu ini. Belum lagi, hasrat untuk menyantap kuliner maupun minuman anggun begitu membeludak ketika malam hari. Bila tidak diantisipasi dengan baik sanggup mengganggu pemenuhan cairan dalam tubuh.
Untuk mengaplikasikan contoh minum air putih ‘4 gelas ketika malam’, bukan berarti sekali minum harus 4 gelas sekaligus. Bisa dibagi menjadi beberapa tahap di waktu malam hingga menjelang tidur. Misalnya, bila kegiatan makan utama disajikan ketika malam hari usai salat Tarawih, minumlah 1 gelas air putih sebelum makan. Setelah menyantap hidangan, pungkasi dengan meminum air putih sebanyak 2 gelas. Menjelang tidur, 1 gelas air putih, minum sekali lagi. Pola ‘4 gelas ketika malam’ pun sanggup teraplikasikan dengan baik.

2 Gelas Saat Sahur
Agar contoh minum air putih selama puasa sebanding dengan contoh minum rutin 8 gelas per hari, maka sebisa mungkin perlu dimaksimalkan ketika sahur. Bila semenjak berbuka hingga menjelang tidur sudah meminum 6 gelas air putih, 2 gelas sisanya sanggup diterapkan ketika sahur. Bisa dengan 1 gelas air putih sebelum makan dan 1 gelas lagi sesudahnya. Bisa juga dengan 2 gelas air putih sekaligus, usai menyantap hidangan sahur. Hal yang paling penting yaitu contoh minum air putih ‘2 gelas ketika sahur’ ini tidak hingga lupa untuk diterapkan. Tujuannya, tentu saja semoga tubuh tidak gampang mengalami kehilangan cairan tubuh ringan selama berpuasa di bulan Ramadhan.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minuman bervitamin banyak mengandung gula tambahan [Hak Milik Foto: Tallon 4]

Anggapan terakhir yang muncul di masyarakat, yaitu minuman bervitamin dianggap lebih baik daripada air putih, terlebih ketika berpuasa. Air kemasan yang mengandung vitamin atau fortified water ini kerap kali dikatakan bermanfaat, karena kandungan vitamin yang ditambahkan di dalamnya, ibarat Vitamin C. Sayangnya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Faktanya, waktu perembesan vitamin tersebut dalam pemikiran darah ternyata sama saja dengan aksesori biasa. Sebaliknya, minuman bervitamin cenderung mengandung gula tambahan dalam jumlah yang tidak sedikit, sehingga kurang baik bila dikonsumsi berlebihan.

Tidak menyangka kan, bila anggapan yang begitu ramai diperbincangkan ternyata sebatas mitos belaka? Semestinya puasa Ramadhan sanggup menawarkan efek yang baik bagi kesehatan tubuh, tetapi bila tidak memahami jumlah dan cara minum air putih yang benar, sanggup jadi puasa Ramadhan justru mengakibatkan bermacam-macam gangguan kesehatan. Walaupun belum ada penelitian perihal pengaturan konsumsi air minum selama ibadah puasa, secara umum AQUA menganjurkan untuk minum air putih 2 gelas ketika berbuka, 1 gelas ketika makan malam, 1-2 gelas setelah makan malam, 1 gelas menjelang tidur dan 2 gelas ketika sahur. Tujuannya hanya satu, yaitu semoga kebutuhan air dalam tubuh tetap terpenuhi dengan cukup baik selama puasa berlangsung.

Jadi, bila sudah ada fakta yang mendukung ibadah puasa menjadi lebih lancar, kenapa masih saja menerapkan mitos? Yuk, cegah kehilangan cairan tubuh ketika puasa dengan ‘cara sederhana’ dari AQUA. Selamat Berpuasa!

Sumber
=====

8 Waktu Terbaik untuk Minum

Minum air pada waktu yang sempurna sangat penting. Bila Anda minum air sebelum mandi misalnya, hal ini sanggup membantu menurunkan tekanan darah dan membantu saraf lebih tenang.

Demikian juga, penting untuk minum air segera setelah Anda bangkit tidur untuk meningkatkan organ-organ internal dan membantu Anda merasa aktif dan sehat setiap hari. Sebaliknya, mandi ketika Anda merasa emosi sanggup mengakibatkan stroke ringan atau bahkan serangan jantung.

Para jago medis menyarankan, untuk tetap minum 8 gelas sehari. Bila memungkinankan minum setiap 2 jam sekali. Namun bila puasa, Anda sanggup mengonsumsi air putih lebih banyak pada ketika buka puasa dan sahur.

Selain itu, berikut ini ada beberapa tips untuk mengetahui kapan waktu yang sempurna untuk minum. Simak ulasannya, ibarat dikutip Boldsky, Minggu (5/7/2015):

1. Hindari konsumsi air putih sebelum minum teh atau kopi
Kopi dan teh mengandung asam yang tinggi atau pH 5 dan 6. Hal ini meningkatkan keasaman dalam tubuh yang sanggup mengakibatkan radang perut dan kanker. Oleh karena itu, mengonsumsi air putih sebelum minum minuman ini akan mengakibatkan asam lambung.

2. Minum sebelum mandi
Minum sebelum mandi sanggup menurunkan tekanan darah. Tapi, hati-hati mengonsumsi air hirau taacuh sebelum mandi air panas. Perubahan suhu drastis akan mengakibatkan pusing dan efek kesehatan lain.

3. Minum air sebelum makan
Minum air sebelum makan akan membantu susukan pencernaan lebih baik. Usahakan minum 30 menit sebelum makan dan minum air satu jam setelah makan sehingga tubuh akan menyerap nutrisi.

4. Minum air satu jam sebelum tidur
Minum air sebelum tidur akan mengisi kehilangan cairan pada malam hari dan mencegah stroke dan serangan jantung.

5. Minum air ketika perut kosong
Minum air ketika perut kosong sanggup membantu proses detoksifikasi tubuh.

6. Minum air setelah bangkit tidur
Minum air setelah bangkit tidur akan membantu mengaktifkan organ internal Anda dan membuang racun di tubuh sebelum sarapan.

7. Minum air setelah makan camilan
Minum setelah mengemil akan membantu kuliner gampang dicerna dan juga mencegah tersedak.

8. Minum air sebelum dan setelah olahraga
Terutama sebelum dan setelah latihan, minum akan membantu menjaga Anda tetap aktif.

Sumber
=====

Inilah Enam Tips Menjaga Tubuh Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Sedang Berpuasa

Menjaga tubuh semoga tidak kehilangan cairan tubuh ketika berpuasa harus menjadi perhatian setiap kaum muslim seluruh dunia. Apalagi puasa tahun ini ramadhan di Indonesia jatuh bertepatan dengan animo kemarau, dimana cuaca panas lebih dominan.

Berpuasa di cuaca yang panas tentu tidak mudah, rasa haus lebih gampang menyerang. Belum lagi cairan tubuh banyak terkuras ketika beraktivitas di ketika puasa. Sehingga tubuh pun menjadi lebih gampang dehidrasi.

Berikut ini ada beberapa kiat yang sanggup dilakukan semoga tubuh terhindar dari dehidrasi. Sehingga ibadah puasa yang dijalani pun menjadi lancar.

Tips Menjaga Kesehatan Agar Tubuh Terhindar Dari Dehidrasi Saat Sedang Berpuasa :

Minum Banyak Air Mineral

Air putih atau air mineral yaitu pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kurangi mengkonsumsi minuman bersoda karena minuman ini tinggi akan kandungan gula dan kalori.

Minuman jenis ini hanya akan menciptakan Anda kenyang namun tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, mengkonsumsi minuman bersoda ketika berbuka puasa tidak baik bagi kesehatan lambung Anda yang sudah seharian berpuasa.

Minum Delapan Gelas Sehari

Minum delapan gelas air dalam sehari harus tetap Anda lakukan walaupun di bulan Ramadan. Tapi tentu saja Anda dihentikan eksklusif mengkonsumsi air delapan gelas sekaligus ketika berbuka atau pun sahur.

Meminum air dalam jumlah yang banyak sekaligus akan menciptakan ginjal Anda bekerja ekstra dan ini tidak baik bagi kesehatan ginjal Anda. Anda harus sanggup mengaturnya dengan baik, contohnya saja dua gelas ketika berbuka, empat gelas ketika malam hari, dan sisanya ketika sahur.

Konsumsi Sayur dan Buah Yang Kaya Kandungan Air

Di bulan bulan ampunan ini Anda juga harus memperhatikan asupan kuliner Anda. Jika Anda penggemar kuliner yang pedas, sebaiknya di bulan puasa ini Anda mengurangi mengkonsumsi kuliner yang pedas. Karena kuliner yang pedas akan menciptakan Anda lebih cepat haus ketika berpuasa dan tidak baik bagi kesehatan pencernaan Anda.

Jika terlalu banyak mengkonsumsi kuliner yang pedas dikhawatirkan sanggup mengakibatkan persoalan pencernaan ibarat sakit perut, diare dan lain sebagainya. Selain itu, kurangi penggunaan garam pada kuliner yang Anda buat.

Konsumsi garam berlebih justru akan menciptakan kebutuhan cairan tubuh Anda meningkat. Sebaiknya Anda lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung banyak air.

Misalnya saja ibarat buah semangka yang kaya kandungan air serta serat. Lalu Anda juga sanggup mengkonsumsi air kelapa yang tidak hanya kaya air, tapi dalam air kelapa juga terdapat kandungan karbohidrat dan elektrolit yang sanggup memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda selama berpuasa.


Jika Anda mencari hal yang gres dan menarik dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda maka infused water yaitu jawaban yang tepat. Minuman herbal yang berasal dari potongan buah-buahan segar ini sanggup menyegarkan Anda setelah berpuasa seharian.

Cara menciptakan infused water ini pun mudah, resepnya banyak tersedia di internet. Bahan-bahan untuk menciptakan infused water pun gampang diperoleh.

Menghindari Panas Matahari

Di animo kemarau ini sinar matahari begitu menyengat pada siang hari. Panasnya sinar matahari ini menciptakan tubuh kepanasan, kegerahan, dan cairan tubuh pun banyak yang terkuras.

Anda pun menjadi gampang merasa haus ketika berpuasa. Oleh balasannya hindari panas matahari secara langsung. Anda sanggup memakai pelindung ibarat topi dan payung ketika beraktivitas di luar ruangan.

Kemudian Anda juga sebaiknya menentukan pakaian yang bahannya nyaman dipakai ketika cuaca panas.

Mengurangi Aktivitas Olahraga

Olahraga memang diharapkan untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk di bulan puasa sekalipun. Akan tetapi, Anda sebaiknya menentukan acara olahraga yang tidak terlalu berat dengan rentan waktu yang tidak terlalu lama.

LuRa’s Anime Blog]

Anggapan pertama, kebutuhan cairan tubuh lebih sedikit ketika bulan puasa. Anggapan ini mengacu pada klarifikasi cairan tubuh harus dipenuhi secara teratur dalam jumlah yang sesuai setiap jamnya. Oleh karena sedang berpuasa, kemudian sebagian orang berpikir pemenuhan cairan dalam tubuh menjadi lebih sedikit. Faktanya, meski sedang berpuasa kebutuhan cairan dalam tubuh tidak berkurang maupun bertambah sedikit. Secara kuantitas, porsi cairan yang diharapkan oleh tubuh sama dengan kebutuhan cairan di hari-hari biasa, yaitu sekitar 2 Liter untuk orang dewasa. Bedanya, selama Bulan Puasa, kebutuhan cairan ini hanya sanggup dipenuhi ketika jam berbuka, malam hari dan juga sahur.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Konsumsi kafein ketika berbuka puasa sebabkan Maag [Hak Milik Foto: Reddit]

Anggapan ke dua, ada yang meyebutkan minum kopi ketika berbuka sanggup menyegarkan tubuh. Faktanya, mengonsumsi kafein ketika perut dalam keadaan kosong justru berpotensi mengakibatkan maag. Akan lebih baik bila mengawali waktu berbuka dengan meminum segelas air putih. Manfaatnya, sanggup membantu mengoptimalkan fungsi tubuh. Mulai melancarkan sistem pencernaan, menawarkan energi serta melindungi jaringan tubuh yang sensitif ibarat kulit, semoga senantiasa sehat usai seharian berpuasa.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minum minuman anggun ibarat softdrinks ketika berbuka sanggup meningkatkan kadar gula darah [Hak Milik Foto: Anime Diet]

Anggapan ke tiga, berbuka puasa paling lezat di awali dengan minuman manis. Faktanya, tahukah Anda, bila minuman anggun mengandung karbohidrat sederhana? Senyawa ini sanggup meningkatkan kadar gula darah, sehingga sanggup memicu rasa lapar. Hal inilah yang mengakibatkan nafsu makan eksklusif melejit kala waktu berbuka tiba. Bila tidak cermat menentukan asupan yang sempurna dan sehat – termasuk mengabaikan komposisi asupan gula pada kuliner maupun minuman anggun di malam hari, maka sanggup mengakibatkan kenaikan berat tubuh setelah bulan puasa berakhir.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minum air putih tak harus menunggu haus dulu [Hak Milik Foto: Nerd Reactor]

Anggapan ke empat yaitu menunggu haus dulu gres minum sebanyak-banyaknya. Faktanya, hal ini ternyata kurang tepat. Selama proses metabolisme berlangsung, air yang dikonsumsi dalam tubuh memerlukan waktu untuk berpindah dari lambung menuju otot-otot tubuh. Maka dari itu, baiknya tidak perlu menunggu haus untuk minum, semoga kebutuhan cairan dalam tubuh sanggup tercukupi dengan baik.

Lantas, bagaimana ketika bulan puasa?

Memang, selama puasa berlangsung, tubuh tidak sanggup mendapatkan asupan air putih yang cukup setiap jamnya. Namun, acara minum teratur yang biasa dilakukan sehari-hari, sanggup diganti dengan komposisi minum air putih yang tepat, yaitu 2 gelas ketika berbuka, 4 gelas di malam hari dan 2 gelas ketika sahur. Penerapan contoh minum air putih 2+4+2 selama bulan bulan ampunan ini sanggup dilakukan dengan rincian sebagai berikut.


 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Konsep minum air putih selama berpuasa dengan #AQUA242

2 Gelas Saat Berbuka
Tidak harus dua gelas sekaligus, karena akan menciptakan perut menjadi penuh dan selera makan ketika berbuka mungkin menjadi berkurang. Agar tubuh sanggup mendapatkan manfaat nutrisi baik dari kuliner maupun air putihnya sendiri, awali waktu berbuka puasa dengan 1 gelas air putih. Barulah setelah menikmati hidangan berbuka, minum 1 gelas air putih lagi. Dengan begitu, contoh minum ‘2 gelas ketika berbuka’ sanggup diaplikasikan.

4 Gelas Saat Malam
Jika menerapkan contoh minum air putih 2 gelas ketika berbuka terbilang gampang karena haus, lain ceritanya dengan penerapan 4 gelas ketika malam. Selain faktor malas, tidak merasa haus, hadirnya bermacam-macam minuman anggun menjadi penghambat teraplikasinya contoh minum air putih yang satu ini. Belum lagi, hasrat untuk menyantap kuliner maupun minuman anggun begitu membeludak ketika malam hari. Bila tidak diantisipasi dengan baik sanggup mengganggu pemenuhan cairan dalam tubuh.
Untuk mengaplikasikan contoh minum air putih ‘4 gelas ketika malam’, bukan berarti sekali minum harus 4 gelas sekaligus. Bisa dibagi menjadi beberapa tahap di waktu malam hingga menjelang tidur. Misalnya, bila kegiatan makan utama disajikan ketika malam hari usai salat Tarawih, minumlah 1 gelas air putih sebelum makan. Setelah menyantap hidangan, pungkasi dengan meminum air putih sebanyak 2 gelas. Menjelang tidur, 1 gelas air putih, minum sekali lagi. Pola ‘4 gelas ketika malam’ pun sanggup teraplikasikan dengan baik.

2 Gelas Saat Sahur
Agar contoh minum air putih selama puasa sebanding dengan contoh minum rutin 8 gelas per hari, maka sebisa mungkin perlu dimaksimalkan ketika sahur. Bila semenjak berbuka hingga menjelang tidur sudah meminum 6 gelas air putih, 2 gelas sisanya sanggup diterapkan ketika sahur. Bisa dengan 1 gelas air putih sebelum makan dan 1 gelas lagi sesudahnya. Bisa juga dengan 2 gelas air putih sekaligus, usai menyantap hidangan sahur. Hal yang paling penting yaitu contoh minum air putih ‘2 gelas ketika sahur’ ini tidak hingga lupa untuk diterapkan. Tujuannya, tentu saja semoga tubuh tidak gampang mengalami kehilangan cairan tubuh ringan selama berpuasa di bulan Ramadhan.

 Tak terasa Ramadhan sudah memasuki bulannya Porsi Minum Sehat Saat Puasa
Minuman bervitamin banyak mengandung gula tambahan [Hak Milik Foto: Tallon 4]

Anggapan terakhir yang muncul di masyarakat, yaitu minuman bervitamin dianggap lebih baik daripada air putih, terlebih ketika berpuasa. Air kemasan yang mengandung vitamin atau fortified water ini kerap kali dikatakan bermanfaat, karena kandungan vitamin yang ditambahkan di dalamnya, ibarat Vitamin C. Sayangnya, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Faktanya, waktu perembesan vitamin tersebut dalam pemikiran darah ternyata sama saja dengan aksesori biasa. Sebaliknya, minuman bervitamin cenderung mengandung gula tambahan dalam jumlah yang tidak sedikit, sehingga kurang baik bila dikonsumsi berlebihan.

Tidak menyangka kan, bila anggapan yang begitu ramai diperbincangkan ternyata sebatas mitos belaka? Semestinya puasa Ramadhan sanggup menawarkan efek yang baik bagi kesehatan tubuh, tetapi bila tidak memahami jumlah dan cara minum air putih yang benar, sanggup jadi puasa Ramadhan justru mengakibatkan bermacam-macam gangguan kesehatan. Walaupun belum ada penelitian perihal pengaturan konsumsi air minum selama ibadah puasa, secara umum AQUA menganjurkan untuk minum air putih 2 gelas ketika berbuka, 1 gelas ketika makan malam, 1-2 gelas setelah makan malam, 1 gelas menjelang tidur dan 2 gelas ketika sahur. Tujuannya hanya satu, yaitu semoga kebutuhan air dalam tubuh tetap terpenuhi dengan cukup baik selama puasa berlangsung.

Jadi, bila sudah ada fakta yang mendukung ibadah puasa menjadi lebih lancar, kenapa masih saja menerapkan mitos? Yuk, cegah kehilangan cairan tubuh ketika puasa dengan ‘cara sederhana’ dari AQUA. Selamat Berpuasa!

Sumber
=====

8 Waktu Terbaik untuk Minum

Minum air pada waktu yang sempurna sangat penting. Bila Anda minum air sebelum mandi misalnya, hal ini sanggup membantu menurunkan tekanan darah dan membantu saraf lebih tenang.

Demikian juga, penting untuk minum air segera setelah Anda bangkit tidur untuk meningkatkan organ-organ internal dan membantu Anda merasa aktif dan sehat setiap hari. Sebaliknya, mandi ketika Anda merasa emosi sanggup mengakibatkan stroke ringan atau bahkan serangan jantung.

Para jago medis menyarankan, untuk tetap minum 8 gelas sehari. Bila memungkinankan minum setiap 2 jam sekali. Namun bila puasa, Anda sanggup mengonsumsi air putih lebih banyak pada ketika buka puasa dan sahur.

Selain itu, berikut ini ada beberapa tips untuk mengetahui kapan waktu yang sempurna untuk minum. Simak ulasannya, ibarat dikutip Boldsky, Minggu (5/7/2015):

1. Hindari konsumsi air putih sebelum minum teh atau kopi
Kopi dan teh mengandung asam yang tinggi atau pH 5 dan 6. Hal ini meningkatkan keasaman dalam tubuh yang sanggup mengakibatkan radang perut dan kanker. Oleh karena itu, mengonsumsi air putih sebelum minum minuman ini akan mengakibatkan asam lambung.

2. Minum sebelum mandi
Minum sebelum mandi sanggup menurunkan tekanan darah. Tapi, hati-hati mengonsumsi air hirau taacuh sebelum mandi air panas. Perubahan suhu drastis akan mengakibatkan pusing dan efek kesehatan lain.

3. Minum air sebelum makan
Minum air sebelum makan akan membantu susukan pencernaan lebih baik. Usahakan minum 30 menit sebelum makan dan minum air satu jam setelah makan sehingga tubuh akan menyerap nutrisi.

4. Minum air satu jam sebelum tidur
Minum air sebelum tidur akan mengisi kehilangan cairan pada malam hari dan mencegah stroke dan serangan jantung.

5. Minum air ketika perut kosong
Minum air ketika perut kosong sanggup membantu proses detoksifikasi tubuh.

6. Minum air setelah bangkit tidur
Minum air setelah bangkit tidur akan membantu mengaktifkan organ internal Anda dan membuang racun di tubuh sebelum sarapan.

7. Minum air setelah makan camilan
Minum setelah mengemil akan membantu kuliner gampang dicerna dan juga mencegah tersedak.

8. Minum air sebelum dan setelah olahraga
Terutama sebelum dan setelah latihan, minum akan membantu menjaga Anda tetap aktif.

Sumber
=====

Inilah Enam Tips Menjaga Tubuh Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Sedang Berpuasa

Menjaga tubuh semoga tidak kehilangan cairan tubuh ketika berpuasa harus menjadi perhatian setiap kaum muslim seluruh dunia. Apalagi puasa tahun ini ramadhan di Indonesia jatuh bertepatan dengan animo kemarau, dimana cuaca panas lebih dominan.

Berpuasa di cuaca yang panas tentu tidak mudah, rasa haus lebih gampang menyerang. Belum lagi cairan tubuh banyak terkuras ketika beraktivitas di ketika puasa. Sehingga tubuh pun menjadi lebih gampang dehidrasi.

Berikut ini ada beberapa kiat yang sanggup dilakukan semoga tubuh terhindar dari dehidrasi. Sehingga ibadah puasa yang dijalani pun menjadi lancar.

Tips Menjaga Kesehatan Agar Tubuh Terhindar Dari Dehidrasi Saat Sedang Berpuasa :

Minum Banyak Air Mineral

Air putih atau air mineral yaitu pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Kurangi mengkonsumsi minuman bersoda karena minuman ini tinggi akan kandungan gula dan kalori.

Minuman jenis ini hanya akan menciptakan Anda kenyang namun tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selain itu, mengkonsumsi minuman bersoda ketika berbuka puasa tidak baik bagi kesehatan lambung Anda yang sudah seharian berpuasa.

Minum Delapan Gelas Sehari

Minum delapan gelas air dalam sehari harus tetap Anda lakukan walaupun di bulan Ramadan. Tapi tentu saja Anda dihentikan eksklusif mengkonsumsi air delapan gelas sekaligus ketika berbuka atau pun sahur.

Meminum air dalam jumlah yang banyak sekaligus akan menciptakan ginjal Anda bekerja ekstra dan ini tidak baik bagi kesehatan ginjal Anda. Anda harus sanggup mengaturnya dengan baik, contohnya saja dua gelas ketika berbuka, empat gelas ketika malam hari, dan sisanya ketika sahur.

Konsumsi Sayur dan Buah Yang Kaya Kandungan Air

Di bulan bulan ampunan ini Anda juga harus memperhatikan asupan kuliner Anda. Jika Anda penggemar kuliner yang pedas, sebaiknya di bulan puasa ini Anda mengurangi mengkonsumsi kuliner yang pedas. Karena kuliner yang pedas akan menciptakan Anda lebih cepat haus ketika berpuasa dan tidak baik bagi kesehatan pencernaan Anda.

Jika terlalu banyak mengkonsumsi kuliner yang pedas dikhawatirkan sanggup mengakibatkan persoalan pencernaan ibarat sakit perut, diare dan lain sebagainya. Selain itu, kurangi penggunaan garam pada kuliner yang Anda buat.

Konsumsi garam berlebih justru akan menciptakan kebutuhan cairan tubuh Anda meningkat. Sebaiknya Anda lebih banyak mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung banyak air.

Misalnya saja ibarat buah semangka yang kaya kandungan air serta serat. Lalu Anda juga sanggup mengkonsumsi air kelapa yang tidak hanya kaya air, tapi dalam air kelapa juga terdapat kandungan karbohidrat dan elektrolit yang sanggup memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda selama berpuasa.


Sumber http://www.referensidunia.blogspot.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Porsi Minum Sehat Ketika Puasa"

Posting Komentar