Loading...

Kebersihan Yakni Separuh Dari Keimanan



AKU SENANG BERDANDAN UNTUK ISTRIKU  ( Ibnu Abbas )

Nabi saw bersabda “ الطهور شطر الإيمان “ Kebersihan itu separuh dari keimanan “ kesannya semakin baik keimanan seseorang maka semakin higienis giginya , tertata rapih rambutnya dan higienis lagi suci pakaiannya

Iman itu bukan angan angan tetapi ia apa yang terbersit di dalam sanubari kemudian di buktikan dengan agresi aktual diantaranya yaitu pandainya seorang mukmin menjaga kebersihan dirinya .

Ibnu Al Jauzi menyampaikan “ Kemalasan merawat badan itu berakibat negatif pada agama dan dunianya 

Sebelum para pakar rambut memperhatikan perihal kebersihan rambut ,14 kala yang kemudian Nabi saw sudah berujar “ من كان له شعر فليكرمه " Barang siapa yang mempunyai rambut hendaklah ia menghormatinya “ ( yaitu dengan menyisirnya ,memotongnya dan memberikannya minyak )

Separuh keimananan yang berjulukan kebersihan itu juga menciptakan seorang suami tidak hanya menuntut istrinya bersolek untuknya ,namun ia pun tak sungkan berdandan untuk kekasih halalnya ,sering kali kita berhias untuk orang lain ,namun terhadap pasangan kita , kita tampil lusuh dan kusut

Ibnu Abbas berkata “ Saya bahagia berdandan untuk istriku sebagaimana saya bahagia bila istriku berdandan untukku “

Nabi Muhammad saw yaitu sosok yang begitu higienis dan harum . Dalam hadist disebutkan “ saat dia mengangkat kedua tangannya ketiaknya berwarna putih , betisnya terlihat menyerupai batang kurma , dia selalu membawa siwak dan ia tidak suka di cium kecuali dalam keadaan wangi

Mereka yang bersemburat doktrin dari hatinya juga sangat memperhatikan kebersihan pakaiannya , bukankah Allah memerintahkan nabi saw untuk mensucikan pakaiannnya dalam surat al Muddatsir sebelum dia menebarkan firmanNya
Karena baju yang kotor dan tidak yummy di lihat dapat menjadi penghalang dalam berinteraksi dan alasannya yaitu gagalnya dakwah , itu semua lantaran insan menilai apa yang tampak dan terlihat

Ada sebuah ungkapan yang masyhur “ نحن نحكم بالظواهر والله يتولى السرائر”  Kami menghukum apa yang tampak sedangkan Allah menguasai apa yang tidak terlihat “

Seorang hebat hikmah berkata : Orang yang mencuci pakaiannya akan sedikit kesedihannya ,dan orang yang wangi tubuhnya akan semakin cerdas otaknya “

Nabi saw juga pernah bertanya kepada sahabat “ Kenapa kalian menghadap kepadaku dengan gigi yang kuning ? Gosoklah gigi kalian
Inilah pesan buat kita semua untuk memelihara kebersihan gigi ,karena dapat jadi pesan dakwah itu terhambat lantaran bau dan kuningnya gigi kita 

Nabi saw bersabda “ Seandainya tidak memberatkan umatku ,maka niscaya akan saya perintahkan mereka bersiwak setiap wudhu ( setiap ingin shalat )

Seorang yang bersinar imannya juga sangat mencermati kebersihan kukunya , lantaran panjangnya kuku menjadi daerah bersemayamnya kototan dan penghalang air wudhu

Ahli hikmah berkata “ Orang yang panjang kukunya yaitu orang yang kikir “

Ringkas kata , jikalau kita memang mengaku mengasihi nabi saw ,maka ikutilah jejak langkah insan yang suci dan anggun pandang itu ,karena tanda cinta itu meneladani titah dan langkahnya

Imam Syafi berkata “ لا تدع المحب إن المحب لمن يحب مطيع “ Janganlah kau mengaku mengasihi seseorang ,karena pecinta itu patuh kepada orang yang ia cintai “

@faisalkunhi




Sumber https://www.armadaberkah.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kebersihan Yakni Separuh Dari Keimanan"

Posting Komentar