Loading...

Keadaan Bumi 3 Tahun Sebelum Munculnya Dajjal


Ketika Dajjal akan muncul, jumlah kaum muslimin diseluruh dunia amatlah banyak dan semakin bertambah kuat. Hal ini bisa kita lihat di sebagian wilayah eropa, dimana semakin tingginya ekspresi dominan masyarakat barat memeluk islam. Waktu mendekati keluarnya Dajjal, kaum muslimin ditimpa bala’ yang amat berat. Hujan tidak kunjung turun. Tanaman pun tidak tumbuh. Sebagaimana disebutkan dalam hadits,

وَإِنَّ قَبْلَ خُرُوجِ الدَّجَّالِ ثَلاَثَ سَنَوَاتٍ شِدَادٍ يُصِيبُ النَّاسَ فِيهَا جُوعٌ شَدِيدٌ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الأُولَى أَنْ تَحْبِسَ ثُلُثَ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّانِيَةِ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ مَطَرِهَا وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ ثُلُثَىْ نَبَاتِهَا ثُمَّ يَأْمُرُ اللَّهُ السَّمَاءَ فِى السَّنَةِ الثَّالِثَةِ فَتَحْبِسُ مَطَرَهَا كُلَّهُ فَلاَ تَقْطُرُ قَطْرَةٌ وَيَأْمُرُ الأَرْضَ فَتَحْبِسُ نَبَاتَهَا كُلَّهُ فَلاَ تُنْبِتُ خَضْرَاءَ فَلاَ تَبْقَى ذَاتُ ظِلْفٍ إِلاَّ هَلَكَتْ إِلاَّ مَا شَاءَ اللَّهُ ». قِيلَ فَمَا يُعِيشُ النَّاسَ فِى ذَلِكَ الزَّمَانِ قَالَ «

التَّهْلِيلُ وَالتَّكْبِيرُ وَالتَّسْبِيحُ وَالتَّحْمِيدُ وَيُجْرَى ذَلِكَ عَلَيْهِمْ مَجْرَى الطَّعَامِ

“Sesungguhnya tiga tahun sebelum munculnya Dajjal, yaitu waktu yang sangat sulit, di mana insan akan ditimpa kekurangan materi kuliner dan kelaparan yang amat sangat, Allah akan memerintahkan kepada langit pada tahun pertama untuk menahan sepertiga dari hujannya, dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. 

Dan pada tahun kedua Allah akan memerintahkan kepada langit untuk menahan dua pertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan duapertiga dari tumbuh-tumbuhannya. Kemudian di tahun yang ketiga, Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, maka ia tidak meneteskan setetes air pun dan Allah memerintahkan kepada bumi untuk menahan semua tanaman-tanamannya, maka sehabis itu tidak dijumpai satu tumbuhan hijau yang tumbuh dan semua hewan yang berkuku akan mati, kecuali yang tidak dikehendaki oleh Allah." Kemudian para sobat bertanya, "Dengan apakah insan akan hidup pada ketika itu?" Beliau menjawab, "Tahlil, takbir dan tahmid akan sama artinya bagi mereka dengan makanan."

Ditengah segala kekurangan dan kekecauan dunia tersebut datanglah ad dajjal memperlihatkan surganya, ia bukan hanya bisa mendatangkan hujan bahkan bisa menghidupkan kembali orang yang sudah wafat. 

“…Dia tiba kepada satu kaum kemudian mendakwahi mereka. Merekapun beriman kepadanya, mendapatkan dakwahnya. Maka Dajjal memerintahkan langit untuk hujan dan memerintahkan bumi untuk menumbuhkan tanaman, maka turunlah hujan dan tumbuhlah tanaman….” (HR. Muslim no. 2937)

Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Apa pendapat kalian jikalau saya bunuh beliau dan saya hidupkan kembali apakah kalian masih ragu kepadaku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Maka Dajjal membunuhnya dan menghidupkannya kembali….” (HR. Muslim no. 2938)

Disinilah umat muslim kembali lagi diuji keimanannya untuk lebih mengetahui lagi mana yang bisa bertahan dari bujuk rayu dajjal dan mana yang mau menukarkan imannya dengan surganya dajjal.

“Dajjal tiba dan beliau diharamkan untuk masuk ke kota Madinah, maka beliau berakhir di kawasan yang tanahnya bergaram yang berada di sekitar Madinah. Maka keluarlah kepadanya seorang yang paling baik dan beliau berkata: ‘Aku bersaksi bahwa kau yaitu Dajjal yang telah diceritakan oleh Rasulullah.’ Lalu Dajjal berkata (kepada pengikutnya): ‘Bagaimana jikalau saya membunuh orang ini kemudian menghidupkannya, apakah kalian masih tetap ragu perihal urusanku?’ Mereka berkata: ‘Tidak.’ Dia pun membunuhnya kemudian menghidupkannya. Orang yang baik itu berkata sehabis dihidupkan: ‘Demi Allah, saya semakin yakin perihal dirimu.’ Rasulullah berkata: ‘Lalu Dajjal ingin membunuhnya lagi namun beliau tidak mampu melakukannya’.”

Orang tersebut tidaklah bisa dibunuh lagi oleh sang dajjal untuk kedua kalinya, sebab iktikad dan keyakinannya kepada Allah Ta'ala, maka Allah tidak mengijinkan hal itu terjadi.

Adapun keadaan dunia pada ketika ini sudah berada pada kondisi sangat jelasnya tingkat keimanan setiap orang, bagi yang imannya setengah-setengah, maka dengan gampang beliau akan terjerumus dalam muslihat dajjal kemudian mengikuti setiap langkah sang dajjal, namun jikalau kondisi iktikad seorang muslim sejati, maka ia akan makin menguatkan imamnya dan makin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dari ‘Uqbah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata perihal Dajjal:

“Sungguh Dajjal akan keluar dan bersamanya ada air dan api. Apa yang dilihat insan air bersama-sama yaitu api yang membakar. Apa yang dilihat insan api sesungguhnya yaitu air minum hirau taacuh yang segar. Barangsiapa di antara kalian yang mendapatinya hendaknya menentukan yang dilihatnya api, sebab itu yaitu air segar yang baik.” (HR. Muslim no. 2935) 

Kaprikornus mengapa fitnah dajjal itu disebut sebagai fitnah yang paling mengerikan bagi sebagian ulama, sebab pada ketika itu sedemikian mudahnya orang beriman merubah keyakinannya dalam hitungan hari bahkan jam menjadi seorang kafir, dajjal tidak membutuhkan banyak waktu dan tenaga untuk membelokkan iktikad seseorang, beliau hanya mengatakan bukti bahwa beliau bisa menurunkan hujan dan menghidupkan kembali orang yng sudah mati, maka berpindahlah iktikad orang tersebut menjadi kafir. 

Apa yang kita lihat kini ini di sekitar kita mungkin sudah ibarat kondisi tersebut. Kondisi ekonomi yang makin sulit, pekerjaan semakin langka, materi kuliner semakin mahal, dan iklim dan cuaca yang makin tidak menentu, memudahkan seseorang memutuskan untuk merubah pendiriannya, bahkan merubah keyakinannya perihal kepercayaannya atau bahkan keyakinannya. awallah hualam

Lalu apakah benar kita sudah memasuki 3 tahun pertama kedatangan dajjal mirip yang sudah disebutkan diatas? yang pasti, Allah sudah mengisyaratkan bahwa di tahun pertama jumlah penduduk muslim sudahlah dalam jumlah amat banyak dan Allah sudah memerintahkan langit untuk menahan sepertiga dari hujannya dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan sepertiga dari tanaman-tanamannya. 

Jika keadaan itu sudah kita rasakan, maka mulailah kita banyak-banyak bertahlil, takbir dan tahmid dan memohon santunan kepada Allah. Semoga kita terhindar dari fitnah dajjal yang angker itu.

Semoga kita semua dijauhkan dari fitnah dajjal. Aamiin.




Sumber https://www.armadaberkah.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keadaan Bumi 3 Tahun Sebelum Munculnya Dajjal"

Posting Komentar