loading...

Inilah Kesannya Kalau Tidur Setelah Sahur

Loading...

 Makan sahur memang jadi salah satu sunah dalam menjalankan ibadah puasa wajib di bulan Ra Inilah Akibatnya Bila Tidur Sehabis Sahur

Makan sahur memang jadi salah satu sunah dalam menjalankan ibadah puasa wajib di bulan Ramadhan ini. Selama bulan Ramadan, jam tidur kita pun berubah. yang tadinya berdiri paling pagi itu jam 5 untuk shalat Subuh, di bulan suci ini kita biasanya perlu berdiri jam 3 awal hari. Bila belum biasa, kita pun akan mencicipi kantuk yang sangat berat ketika makan sahur. Nggak heran kalau kemudian kita akan termakan untuk kembali tidur setelah makan sahur.

Tapi ancaman tidak sih tidur lagi setelah makan sahur? Memang ada beberapa efek negatif yang akan kita terima bila eksklusif tidur setelah makan sahur. Berikut ialah beberapa hal yang akan anda alami bila anda tidur sehabis sahur :

1. Perut Buncit dan Berat Badan Naik

Setelah makan dan kenyang, tubuh perlu waktu untuk mencerna semuanya. Tapi bila kita eksklusif tidur begitu selesai sahur, wah lemak sanggup tertimbun dalam perut dan tidak eksklusif sanggup dicerna dengan baik. Akibatnya, perut jadi buncit dan besar kemungkinan berat tubuh juga akan naik.


2. Refluks Asam Lambung

Hati-hati, Ladies. Makanan yang gres masuk ke perut sanggup berbalik, tadinya di lambung kemudian malah menuju kerongkongan. Ini namanya refluks. Kalau ini terjadi, kerongkonganmu akan terasa panas menyerupai terbakar. Tidak hanya itu, ekspresi juga jadi terasa pahit. Pastinya tidak nyaman sekali kan kalau habis makan sahur, kita eksklusif mengalami hal ini.


3. Rasa Panas di Area Dada

Saat kita tidur, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras untuk mencerna makanan. Kalau habis makan sahur eksklusif tidur, kita akan rentan kena sakit maag akhir dari meningkatnya kadar asam lambung. Naiknya zat asam inilah yang sanggup menjadikan sensasi panas di area dada.


4. Berisiko Terkena Stroke

Wah, risiko yang satu ini memang menyeramkan, ya. Ternyata ada penelitian yang menyebutkan kalau seseorang yang jeda pada tidur dan makannya lebih lama, akibatnya terkena gangguan stroke rendah. Dengan kata lain, kalau kita eksklusif tidur setelah makan (tidak memberi waktu jeda yang cukup), maka risiko terkena stroke akan bertambah.


Lalu, apa kini solusinya?

Kalau memang rasa kantuknya tidak tertahankan setelah makan sahur, usahakan untuk tidur setelah 2 jam usai makan sahur. Beri jeda waktu yang cukup untuk memberi kesempatan tubuh mencerna kuliner yang gres dikonsumsi sebelum tidur.

Dapat juga dengan mengakhirkan makan sahur. Malam sebelumnya tidur lebih awal, kemudian ketika berdiri untuk sahur, tubuh sudah bugar. Sehingga waktu selesai makan sahur, tidak merasa mengantuk lagi sebab kebutuhan tubuh untuk istirahat telah terpenuhi sebelumnya.

Lakukan kesibukan dulu sebelum tidur lagi. Bisa dengan menunaikan shalat Subuh dulu, kemudian berzikir, dan membaca Al Quran. Beri waktu tubuh untuk mencerna kuliner yang gres kita konsumsi ketika sahur. Baru setelah itu sanggup tidur lagi.

Godaan untuk tidur lagi setelah sahur memang sangat berat apalagi kalau kita punya kewajiban untuk bekerja atau melaksanakan acara eksklusif di pagi hari. Niatkan puasa untuk ibadah dan jaga referensi hidup dan referensi makan dengan seimbang. Maka, bukan hal tidak mungkin bulan suci ini akan memberi banyak berkah.


sumber : www.fakta-online.com
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inilah Kesannya Kalau Tidur Setelah Sahur"

Posting Komentar