loading...

Hal Yang Perlu Dilakukan Sehabis Migrasi Ke Https (Blogger)

Loading...
 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)

Tiga hari yang lalu, saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga (Cloudflare) ke fitur official Blogger dengan pertimbangan utama, adalah: adanya mixed content (http dan https). Untuk jangka panjang tentunya hal ini tidaklah baik untuk blog.

Sekilas memang tidak terlihat, tapi bila diperhatikan lebih lanjut memakai tools inspect element atau view page source, semua internal link masih memakai protokol http, kemungkinan besar hal ini berkaitan juga dengan template blog yang saya pakai.

Setelah mencari acuan "Googling" dan memikirkannya, balasannya saya tetapkan untuk melaksanakan migrasi ke HTTPS bawaan Blogger. Meskipun sangat gampang untuk mengaktifkan https official Blogger, namun tetap saja, ada hal-hal yang perlu dilakukan sesudah migrasi ke https.

... Oiya disini saya memakai custom domain, bukan domain bawaan Blogspot.

Baca juga:
- Optimasi SEO on page Blogspot
- 4 Tips dan Trik Mengoptimalkan Blogger
Berikut ini, hal-hal yang perlu dilakukan sesudah migrasi ke https untuk Blogger dengan custom domain.

Mengaktifkan Fitur HTTPS Redirect

Tujuannya yaitu, bila ada pengunjung yang mengunjungi situs anda dengan alamat http://www.situsanda.com, maka secara otomatis dialihkan secara otomatis ke  alamat https://www.situsanda.com.

 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)
Mungkin sebagian besar anda yang mengaktifkan fitur https, sudah mengaktifkan fitur ini, tapi tidak ada salahnya menyebarkan untuk sekedar mengingatkan, alasannya yaitu hal ini sangatlah penting.

Membuat Properti Baru Versi HTTPS pada Google Search Console (Google Webmasters)

Meskipun domain yang kita gunakan tetap sama tapi intinya protokol HTTP da HTTPS itu berbeda, Google juga akan menganggapnya berbeda, oleh alasannya yaitu itu kita perlu menambahkan / menciptakan properti gres dengan versi https. Sehingga nantinya kita akan memiliki dua properti dalam satu akun.

Ada sebagian orang yang mengatakan, properti https dihentikan didaftarkan memakai akun yang sama, tapi sepengalaman saya tidak ada duduk kasus kok selama ini, jadi sah-sah saja.

Berikut pola tampilan dashboard properti akun Google Search Console saya.

 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)

Memperbarui Sitemap dengan HTTPS + Gunakan Fitur Fetch as Google

Jika anda mengaktifkan fitur custom robots.txt pada Blogger, pastikan untuk memperbarui sitemapnya menjadi https.

Masuk ke dashboard Blogger, Settings > Search preferences > Crawlers and indexing > Custom Robots.txt.

Contoh custom robots.txt:
User-agent: Mediapartners-Google Disallow:   User-agent: * Disallow: /search Allow: /  Sitemap: http://www.domain.com/sitemap.xml
Ganti http menjadi https.
Jangan lupa kirimkan sitemap terbaru versi https pada Google Search Console.

Langkah selanjutnya yaitu: melaksanakan fetch as Google untuk semua postingan anda. Tujuannya yaitu mempercepat Google mengindeks situs versi https.
Meskipun nantinya akan berubah sendiri secara otomatis, tapi berdasar studi masalah dan pengalaman, saya sarankan untuk tetap melakukannya.

Beberapa Pertanyaan yang sering muncul

Apakah hanya ibarat diatas, hal-hal yang perlu dilakukan sesudah migrasi http ke https?
Berdasar studi masalah dan pengalaman, saya katakan "Ya", hanya itu saja, yaitu:
  1. mengaktifkan fitur HTTPS redirect, 
  2. menambahkan properti baru,
  3. memperbarui sitemap,
  4. melakukan pengujian fetch as Google.
Bagaimana dengan hasil SERP (Search Engine Result Page), apakah berpengaruh?
Untuk jangka waktu satu hingga dua ahad atau satu bulan, hasil SERP niscaya akan kacau, maksudnya ranking, trafik dan versi situs, ranking sanggup naik, anjlok, bahkan hilang dari SERP untuk sementara. Tapi tak perlu khawatir, sesudah indexs Google tepat ranking akan kembali normal, malah sanggup lebih bagus.

Versi situs kacau, maksudnya dalam hasil SERP ada yang sudah bermetamorfosis https, ada juga yang masih memakai versi http, jadi dinantikan saja hingga Google mengindeksnya dengan sempurna.

Untuk melaksanakan pengecekkan, gunakan pencarian dengan kata kunci: site:situsanda.com

... Oiya tak perlu khawatir juga dengan duplikat konten yang muncul di SERP (http dan https), semoga waktu yang menjawabnya.

Satu lagi yang paling penting. Bagaimana dengan backlink yang sudah terindeks dari situs versi http?
Tak perlu khawatir juga, alasannya yaitu akan secara otomatis terbaca pada situs versi https. Saya sudah membuktikannya ...

Jika anda masih ragu, berikut ini acuan yang saya dapatkan dari jawaban salah satu pakar Google [sumber: Product Forum Google].

 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)

 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)

 saya tetapkan untuk migrasi HTTPS dari layanan pihak ketiga  Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Migrasi ke HTTPS (Blogger)

Jadi, tunggu apalagi... bagi yang masih ragu untuk migrasi ke https, segera migrasi kini juga!
Sekian artikel mengenai hal yang perlu dilakukan sesudah migrasi ke HTTPS.
Sumber https://www.wadagizig.com
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hal Yang Perlu Dilakukan Sehabis Migrasi Ke Https (Blogger)"

Posting Komentar