Loading...

Membuat Bot Telegram Untuk Personal Notifikasi - Part 2

 Setelah sebelumnya kita membahas mengenai dasar  Membuat Bot Telegram untuk Personal Notifikasi - Part 2

Setelah sebelumnya kita membahas mengenai dasar Membuat Bot Telegram untuk Personal Notifikasi tanpa mengirimnya secara otomatis, kali ini Saya akan menjelaskan bagaimana caranya biar notifikasi tersebut dikirimkan secara otomatis sesuai agenda yang kita tentukan.

Sebelum memulai, pastikan Anda telah membaca postingan pertama disini.
Jika sudah, mari kita lanjut ke tahap berikutnya. Kita mulai yang sederhana saja yakni mengirimkan notifikasi atau pengingat untuk beribadah shalat lima waktu.

Sebenarnya dengan mendengar bunyi adzan, kita sudah diingatkan dan dipanggil hehe, namun tidak ada salahnya kita coba hal ini untuk tujuan pembelajaran dan juga pengetahuan 😊.
Masih memakai sistem operasi linux, disini Saya memakai distro Linux Mint 18 Sarah. Sekarang kita lihat arahan pada goresan pena yang kemudian sebagai berikut.

Kode sebelumnya:
 #!/bin/bash  

CHATID
="54321"
TOKEN
="abcdEfGH1234567890"
TIME
="10"
URL
=
"https://api.telegram.org/bot$TOKEN/sendMessage"
TEKS
="Tes Notifikasi"
curl -s --max-time $TIME -d "chat_id=$CHATID&disable_web_page_preview=1&text=$TEKS" $URL >/dev/null

Kode editan:
 #!/bin/bash  

CHATID
="54321"
TOKEN
="abcdEfGH1234567890"
TIME
="10"
URL
=
"https://api.telegram.org/bot$TOKEN/sendMessage"
TEKS
="Waktunya shalat Bro!"
curl -s --max-time $TIME -d "chat_id=$CHATID&disable_web_page_preview=1&text=$TEKS" $URL >/dev/null

Sesuaikan variabel $TOKEN dan $CHATID. Untuk variabel $TIME merupakan opsional, jadi kalau waktu tunggu (time out) lebih dari 10 detik maka perintah ini tidak akan berjalan. Jika ingin menghapusnya silahkan dan jangan lupa juga untuk menghapus --max-time kalau Anda melakukannya. OK next...
Sama menyerupai sebelumnya bash script ini disimpan pada direktori $HOME dengan nama file notifikasi.sh.

Lalu bagaimana untuk mengirimkannya secara otomatis?
Jawabannya yakni crontab. Penjelasan detail mengenai crontab sanggup dilihat pada halaman crontab(1) - Linux man page.

Buka terminal dan ketikan:
crontab -e
-e : edit

Jika muncul pilihan text editor yang akan digunakan, pilih nomor 2 [nano], biar lebih gampang 😃, ketik 2 kemudian Enter.
Salin arahan berikut ini, jangan lupa sesuaikan nama username-nya sesuai dengan nama username pada sistem operasi milik Anda.
15 5,12,15,18,19 * * * /home/<username>/notifikasi.sh
Contoh:
 Setelah sebelumnya kita membahas mengenai dasar  Membuat Bot Telegram untuk Personal Notifikasi - Part 2

Oiya untuk paste di dalam terminal gunakan kombinasi keyboard CTRL + Shift + V. Setelah disalin tekan CTRL + O kemudian Enter. Selanjutnya CTRL + X untuk keluar dari text editor nano, akan muncul goresan pena "crontab: installing new crontab".

Untuk memastikan bahwa crontab telah tersimpan ketik perintah berikut.
crontab -l
-l : list (daftar crontab)

Penjelasan
15 : menit ke 15
5,12,15,18,19 : perintah akan dijalankan pada jam 5, 12, 15, 18, 19
/home/rizky_wg/notifikasi.sh : file notifikasi.sh yang akan dieksekusi

Kaprikornus kesimpulannya yakni file notifikasi.sh akan dijalankan pada jam 05:15, 12:15, 15:15, 18:15 dan 19:15. Lalu * * * itu apa? Untuk lebih jelas, lihat ilustrasi pada gambar berikut ini.

 Setelah sebelumnya kita membahas mengenai dasar  Membuat Bot Telegram untuk Personal Notifikasi - Part 2
Sumber gambar: https://tecadmin.net
Selesai, hingga pada tahap ini bahwasanya kita sudah berguru mengenai apa itu crontab. Sekian goresan pena kali ini, to be continued!


Sumber https://www.wadagizig.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Membuat Bot Telegram Untuk Personal Notifikasi - Part 2"

Posting Komentar