Loading...

Belajar Framework Php Codeigniter

 Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian Belajar Framework PHP CodeIgniter

Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian dan memulainya secara native alias tanpa framework, kali ini Saya berniat untuk bermigrasi dan menciptakan project tersebut dengan memakai framework.
Kenapa memakai framework? Hmm, agar kekinian? Ya sanggup jadi, tapi salah satu alasan mengapa memakai framework berdasarkan Kang Ibnu Daqiqil ialah akomodasi yang ditawarkan. Di dalam sebuah framework biasanya sudah tersedia struktur aplikasi yang baik, standard coding, best practice, design pattern dan common function. Dengan memakai framework kita sanggup eksklusif fokus kepada proses business process yang dihadapi tanpa harus memikikan duduk perkara struktur aplikasi, standard coding dan lain-lain.

Lalu framework apa yang gampang dipelajari untuk seorang pemula?
Setelah membaca beberapa rujukan dari internet dan free ebook lainnya, banyak yang menyarankan untuk memakai framework CodeIgniter alasannya ialah gampang dipahami. Apa Saya ketinggalan? Mungkin ketinggalan hmm, tapi tidak ada kata terlambat dalam hal berguru 😊.

Selain akomodasi dan kecepatan dalam membangun sistem, dengan memakai framework kita juga sanggup menyeragamkan cara kita mengimplementasikan aba-aba program. Dengan  framework kita akan dipaksa untuk patuh kepada sebuah aturan. Selain itu juga akan memudahkan pengembang lain untuk mempelajari dan mengubah aplikasi yang telah dibentuk apabila aba-aba yang dihasilkan konsisten dan patuh pada sebuah hukum tertentu. Makara penggunaan framework ini sangat cocok jikalau dipakai untuk sebuah project yang dikerjakan secara tim.

CodeIgniter merupakan sebuah web application framework open source yang dipakai untuk membangun aplikasi web PHP dinamis. CodeIgniter menyediakan banyak sekali macam library yang sanggup mempermudah dalam pengembangan. Framework ini dibangun memakai konsep MVC dan juga merupakan salah satu framework yang ringan dan cepat jikalau dibandingkan dengan framework lainnya. Saat ini versi terbarunya yaitu versi 3.1.6, untuk versi 4 masih dalam proses pengembangan.

Sebelum lanjut ke tahap instalasi CodeIgniter, ada baiknya kita memahami apa itu MVC.
MVC ialah akronim dari Model View Controller. MVC gotong royong ialah sebuah teknik pemogramanan yang memisahkan antara alur pikir, penyimpanan data dan antarmuka (interface) aplikasi. Adapun komponen-komponen MVC antara lain:

1. Model
model berafiliasi dengan data dan interaksi ke database. Biasanya di dalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melaksanakan update dan menghapus database atau istilah kerennya CRUD (Create Read Update Delete). Makara di dalam model inilah kita akan berafiliasi dengan perintah-perintah query database.

2. View
view berafiliasi dengan segala sesuatu yang akan ditampilkan ke pengguna selesai (end-user). Di dalam view jangan pernah ada aba-aba untuk melaksanakan koneksi ke database. view hanya dikhususkan untuk menampilkan data-data hasil dari model dan controller.

3. Controller
controller bertindak sebagai penghubung data dan view. Di dalam controller inilah terdapat class-class dan fungsi-fungsi yang memproses usul dari view ke dalam struktur data di dalam model. controller juga dilarang berisi aba-aba untuk mengakses database alasannya ialah kiprah mengakses data telah diserahkan kepada model. Tugas controller ialah menyediakan banyak sekali variabel yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melaksanakan jalan masuk ke database, menyediakan penanganan error, mengerjakan proses kebijaksanaan dari aplikasi serta melaksanakan validasi.

CodeIgniter sanggup diunduh secara gratis di alamat https://codeigniter.com. Setelah diunduh dan di ekstrak, berikut struktur direktori default CodeIgniter.
 Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian Belajar Framework PHP CodeIgniter

Folder application merupakan daerah untuk meletakan aplikasi yang akan kita bangun. Adapun isi dari folder application yaitu sebagai berikut:
  • config : daerah menyimpan semua file konfigurasi yang ada di dalam aplikasi, mulai dari database, router dan autoload aplikasi.
  • controllers : daerah menyimpan semua file controller.
  • errors : daerah menyimpan semua template error aplikasi.
  • helpers : daerah menyimpan helper-helper yang bukan berasal dari CI.
  • hooks : daerah menyimpan hook yang dipakai untuk mengubah alur fungsi dari core CI.
  • language : daerah menyimpan bahasa-bahasa yang akan di gunakan.
  • libraries : daerah menyimpan semua library buatan kita sendiri.
  • models : daerah menyimpan semua model.
  • views : daerah menyimpan semua file view aplikasi.
Folder system menyimpan semua file baik itu file aplikasi yang dibentuk maupun core framework-nya. Adapun isi dari folder system yaitu sebagai berikut:
  • cache : daerah menyimpan semua cache yang dibuat caching library.
  • codeigniter : daerah menyimpan semua semua file internals CI.
  • database : daerah menyimpan semua driver database drivers dan class yang akan digunakan.
  • fonts : daerah menyimpan semua font yang dipakai image manipulation library.
  • helpers : daerah menyimpan semua helper core CI.
  • language : daerah menyimpan semua language core CI.
  • libraries : daerah menyimpan semua library core CI
  • logs : daerah menyimpan semua logs generated oleh CI.
  • plugin : daerah menyimpan semua plugin core CI.
  • scaffolding : daerah menyimpan semua file yang berfungsi sebagai scaffolding.
Folder user_guide berisi manual penggunaan CI.
File index.php, file yang akan meng-handle semua request yang dilakukan oleh client.

Project Pertama CodeIgniter
Saya asumsikan disini kita telah memiliki atau memasang webserver, baik itu apache, nginx atau yang lainnya. Pada goresan pena ini Saya memakai apache2 yang tersedia pada repositori Linux Mint yang Saya gunakan.

Setelah diunduh dan diekstrak, rename direktori Codeigniter-3.1.6 menjadi codeigniter atau yang lainnya. Lalu salin ke direktori root apache2 yang berlokasi di /var/www/html/, paste disini (sesuaikan webserver yang Anda gunakan). Jangan lupa untuk memberi permission pada direktori tersebut dengan perintah:
sudo chmod -R 775 codeigniter

Buka browser dan isikan alamat localhost/codeigniter.

 Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian Belajar Framework PHP CodeIgniter

Gambar diatas merupakan tampilan bawaan CodeIgniter. Jika kita lihat aba-aba dari controller/Welcome.php, gotong royong saat kita mengakses alamat localhost/codeigniter secara otomatis ter-mapping ke alamat localhost/codeigniter/index.php/welcome atau localhost/codeigniter/index.php/welcome/index. Mengapa demikian? alasannya ialah nama class-nya ialah Welcome dan nama fungsinya index. Makara kita harus patuh pada hukum routing CodeIgniter dengan struktur alamat:
http://domain/namaproject/index.php/class/function

 Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian Belajar Framework PHP CodeIgniter

Untuk penamaan file, CodeIgniter memiliki hukum sendiri, nama file untuk controller harus diawali dengan abjad besar, nama class pada controller harus sama dengan nama file dan juga berawalan abjad besar. Sebagai pola diatas, controller Welcome nama file-nya ialah Welcome.php.
Sekarang kita coba menciptakan file controller dengan nama Gorgom.php dan menciptakan file view dengan nama hello_gorgom.php.

File application/controllers/Gorgom.php:
<?php defined('BASEPATH') OR exit('No direct script access allowed');  class Gorgom extends CI_Controller {     public function hello()     {  $this->load->view('hello_gorgom');     }  }
Untuk file application/view/hello_gorgom.php kita buat yang sederhana saja dulu cukup isikan:
<b>Hello Gorgom</b>.
Seperti yang dijelaskan diatas, struktur alamat adalah:
http://domain/namaproject/index.php/class/function
maka untuk pola ini menjadi:
http://localhost/codeigniter/index.php/gorgom/hello

 Sebagai seorang yang gres memulai berguru bahasa pemrograman PHP beberapa bulan yang kemudian Belajar Framework PHP CodeIgniter
Sederhana bukan? Tutorial ini dikhususkan bagi pemula ibarat Saya yang gres memulai belajar, jadi jikalau ada yang salah atau kurang mohon dikoreksi ya 😊.
Untuk berafiliasi dengan model dan database akan kita bahas pada postingan lainnya.
Terima kasih, Happy Coding!.
Sumber https://www.wadagizig.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belajar Framework Php Codeigniter"

Posting Komentar