loading...

Bertemu Dengan Sang Nenek Ketika Berziarah, Ratifikasi Bocah Ini Menciptakan Sang Ibu Tak Kuasa Menahan Airmata

Loading...
Tafsimix - cerpen fiksi horor. Raka berusia lima tahun dikala neneknya meninggal dunia. Di hari itu, Ia melihat sang Ibu begitu terpukul atas kepergian sang nenek. Sang Ibu nenangis sepanjang hari dan beberapa kali pingsan alasannya ialah tak kuasa menahan kesedihan. Berbeda dengan sang Ibu yang sedih, Raka justru merasa ketakutan. Bocah itu terlihat bersembunyi di balik badan Ayahnya.

Beberapa warga yang melihat tingkah Raka tersebut menerka Raka ketakutan alasannya ialah melihat arwah neneknya. Mereka berfikir demikian alasannya ialah Raka memang dikenal sebagai anak yang mempunyai indera keenam. Sejak kecil Raka sangat sering menangis alasannya ialah bisa melihat makhluk ghaib di sekitarnya.

Ketika Raka berusia tiga tahun, sang nenek mengaku kepada warga bahwa Ia sudah menutup kemampuan itu semoga Raka bisa hidup dengan tenang. Akan tetapi, warga menerka kemampuan Raka itu kembali alasannya ialah sang nenek sudah meninggal. Hal itu semakin diperkuat alasannya ialah beberapa kali Raka sempat menangis sembari menyebut neneknya.

Seminggu sesudah kepergian sang nenek, Ayah Raka bertanya padanya mengapa ia ketakutan. Sambil berbisik ke indera pendengaran sang Ayah, Raka menyampaikan bahwa Ia melihat neneknya di belakang sang Ibu. Mendengar tanggapan tersebut, sang Ayah lantas melongo dan mencoba mengalihkan pembicaraan.

Baca juga : Selalu Murung dan Menyendiri, Murid ini Alamai Kejadian Naas Sepulang Sekolah. Cerita horor wacana gadis sma yang berubah drastis semenjak sang Ibu meninggal.

Ketika diadakan pengajian untuk mengirim doa di rumahnya, Raka kembali menangis secara tiba-tiba. Kali ini Ia menangis sembari menunjuk ke sudut ruangan. Sang Ibu eksklusif menggendong Raka dan membawanya ke kamar. Di kamar, perempuan itu berusaha menenangkan Raka sembari menawari bocah itu air minum.

Tapi bukannya diam, tangisan Raka malah semakin menjadi-jadi. Bocah itu terus berteriak histeris sambil menunjuk ke sudut ruangan. Karena tak kunjung berhenti, kesudahannya salah seorang ustadz tiba menemui Raka dan mengajak Raka berbicara. Sambil mengelus tangan Raka, laki-laki itu menanyakan apa yang ia lihat.

Raka menjelaskan kepada sang ustadz bahwa Ia melihat sosok perempuan angker menatap ke arahnya. Mendengar tanggapan Raka sontak menciptakan sang Ibu dan beberapa orang di sana merinding. Sang ustadz kemudian menyampaikan bahwa yang dilihat oleh Raka ialah neneknya dengan nada bertanya. Raka lantas menggelengkan kepala dan menyampaikan bahwa sang nenek tidak terlihat semenjak sore.

 Raka berusia lima tahun dikala neneknya meninggal dunia Bertemu dengan Sang Nenek Saat Berziarah, Pengakuan Bocah Ini Membuat Sang Ibu Tak Kuasa Menahan Airmata

Mendengar tanggapan Raka, sang ustadz kemudian meminta segelas air. Setelah membaca beberapa baris doa, sang ustadz meminumkan air itu pada Raka. Tak usang sesudah itu, tangis Raka pun mulai berhenti. Ia tak lagi menunjuk ke sudut ruangan namun tetap tak mau turun dari gendongan sang Ibu. Sebelum pergi, sang ustadz meminta orangtua Raka untuk membawa Raka berziarah ke makam sang nenek.

Keesokan harinya, Raka pergi berziarah bersama sang Ibu. Di sana, ketika sang Ibu sedang membaca yasin, Raka terlihat berbicata seorang diri. Karena bunyi Raka menyerupai bergumam dan tidak terdengar jelas, sang Ibu membiarkannya dan menuntaskan kajiannya. Setelah selesai, sang Ibu kemudian mengajari Raka untuk pamit pulang pada neneknya.

Baca juga : Nyaris Jatuh dari Balkon Karena Tidur Berjalan, Pria ini Terkejut Lihat Rekaman cctv di rumahnya. Cerita horor wacana seorang cowok yang kesudahannya menemukan penyebab gangguan tidur yang dialaminya.

Di perjalanan pulang, Raka tiba-tiba menanyakan sesuatu pada Ibunya. Ia menanyakan apa yang ditanyakan oleh sang Ibu dikala berada di makan sang nenek. Sang Ibu terlihat terkejut mendengar pertanyaan Raka alasannya ialah Ia hanya mengucapkan pertanyaan itu dalam hati. Ia kemudian berbohong dan menyampaikan pada Raka bahwa Ia tidak menanyakan apapun.

Meski Raka terlihat percaya dan tidak mempermasalahkan tanggapan itu, ucapan Raka berikutnya sontak menciptakan mata sang Ibu berkaca-kaca. Bocah itu menyampaikan bahwa sang nenek tidak lagi murka pada sang Ibu alasannya ialah menikah tanpa persetujuannya. Raka juga menyampaikan bahwa sang nenek menyesal tidak menghadiri ijab kabul sang Ibu dikala itu.
Sumber http://kitatafsi.blogspot.com
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bertemu Dengan Sang Nenek Ketika Berziarah, Ratifikasi Bocah Ini Menciptakan Sang Ibu Tak Kuasa Menahan Airmata"

Posting Komentar