loading...

Bangunkan Sepupu Dan Menyuruhnya Pindah, Perjaka Ini Keringat Cuek Ketika Bunyi Yang Dia Kenal Terdengar Dari Luar

Loading...
Tafsimix - cerpen fiksi horor. Seperti biasa malam itu sepupuku berkunjung ke kamarku alasannya ialah bosan sendirian di kamarnya. Aku tengah sibuk mengerjakan kiprah kuliah yang harus segera dikirim lewat email, jadi saya membiarkan beliau berbaring di atas daerah tidurku tanpa mengajaknya berbicara. Untungnya beliau tidak banyaomong malam itu sehingga saya bisa mengerjakan tugasku dengan tenang. Sepertinya beliau juga sedang kelelahan sehingga eksklusif tertidur dikala tak tahu harus berbuat apa.

Sambil terus berkutat dengan tugas-tugas yang membuatku pusing, saya menghidupkan musik klasik yang sendu. Entah kenapa saya sangat bahagia berguru sambil mendengarkan musik klasik. Anehnya, saya bahkan sangat suka berguru diiringi musik klasik yang agak horor. Hari itu kebetulan saya gres saja mendownload musik intrumen piano yang menurutku horor banget. Saking horornya, saya mendadak jadi merinding.

Setelah menuntaskan kiprah dan mengirimnya via email, saya eksklusif menutup laptopku. Sambil menarik nafas panjang, saya menggeliat menyerupai ulat untuk meregangkan tubuh. Aku kembali teringat pada sepupuku yang ternyata sudah tertidur pulas di balik selimut. Di malam yang sunyi itu, saya bisa mendengar dengan terang bunyi dengkurannya.

 Seperti biasa malam itu sepupuku berkunjung ke kamarku alasannya ialah bosan sendirian di kamarnya Bangunkan Sepupu dan Menyuruhnya Pindah, Pemuda ini Keringat Dingin dikala Suara yang Ia Kenal Terdengar Dari Luar

Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 1 malam. Aku pergi ke kamar mandi untuk menyikat gigi dan buang air kecil. Setelah itu saya pergi ke dapur untuk mengambil air minum. Saat melintas di depan kamar sepupuku, saya mendengar bunyi musik yang dipasang cukup keras. Awalnya saya heran kenapa beliau memasang musik alasannya ialah beliau ada di kamarku. Kemudian saya berfikir bahwa beliau niscaya lupa mematikannya.

Setelah kembali ke kamar, saya meletakkan air minum di meja dan mematikan lampu utama. Aku hanya menyalakan lampu tidur yang cahayanya redup. Aku pun segera membangunkan sepupuku dan menyuruhnya pindah. Tentu saja saya tidak mau tidur sekamar dengannua. Karena selain lasak, bunyi dengkurannya benar-benar mengganggu.

Baca juga : Study tour ke Kota Tua, Gadis ini Syok Saat Melihat Noni Belanda bergaun putih. Cerpen horor wacana murid sma yang saksikan sejarah kelam di zaman penjajahan Belanda.

Aku menepuk kakinya beberapa kali sembari memintanya bangun. Aku juga memberitahunya bahwa musik di kamarnya belum dimatikan. Tapi anak itu tampaknya tidak mendengarkanku sama sekali. Aku pun kesudahannya menggerutu alasannya ialah beliau benar-benar menyerupai kerbau mati. Diguncang berkali-li tidak juga mau bangun. Karena kesal, saya memukul pantatnya dengan bantal. Tapi tetap saja beliau tidak bangun. Padahal saya sudah memukulnya cukup keras.

Saat itu saya mulai merasa aneh, alasannya ialah bunyi dengkuran sepupuku tiba-tiba hilang. Di waktu yang bersamaan, saya juga mulai merasa heran melihat tingkahnya. Malam itu sepupuku menutupi tubuhnya dengan selimut tebal dari ujung kaki sampai ke ujung kepala. Padahal setahuku, beliau sangat tidak suka tidur pakai selimut. Dia selalu mengeluh panas dan gerah jikalau tidur diselimuti.

Karena beliau tampaknya tak mau bangun, kesudahannya mau tidak mau saya memutuskan untuk tidur di sebelahnya. Lagipula Ia sudah berhenti mendengkur jadi kufikir itu tidak akan menggangguku. Setelah berbaring, saya eksklusif mencoba memejamkan mata dan berusaha untuk tidur. Tapi meskipun mataku sudah terpejam, fikiran pun masih terus aktif menerawang entah kemana.

Baru saja akan terlelap, saya tiba-tiba teringat bahwa musik di kamar sepupuku belum dimatikan. Kalau tante tahu, beliau niscaya murka alasannya ialah itu sama saja dengan pemborosan. Apalagi lampu kamar juga tampaknya belum dimatikan. Aku pun menggerutu dalam hati alasannya ialah mau tak mau saya harus menyerah mematikan musik itu sekaligus mematikan lampu kamar sepupuku.

Baru saja saya ingin bangun dari daerah tidur, tiba-tiba kudengar bunyi pintu diketuk dari luar. Tak berapa usang kudengar seseorang memanggil namaku. Suara itu tak asing sehingga menciptakan saya berfikir keras. Setelah yakin bahwa bunyi itu ialah bunyi sepupuku, sontak saya melompat dari daerah tidur dan berdiri menjauh. Tentu saja saya ketakutan alasannya ialah jikalau sepupuku ada di luar kamar, kemudian siapa yang ada di atas temlat tidurku? Jantungku berdegup kencang sehingga tubuhku terasa lemas.

Tadinya saya ingin eksklusif membuka pintu semoga bisa memastikan orang yang ada di kamarku. Tapi alasannya ialah saya juga tak benar-benar yakin bahwa yang ada di luar ialah sepupuku, saya pun mengurungkan niat itu. Cahaya lampu yang redup menciptakan suasana dikala itu jadi semakin mencekam. Degup jantungku semakin kencang dan keringat hambar mulai mengucur.

Baca juga : Berziarah ke Makan Nenek yang Baru Meninggal, Bocah ini Sampaikan Pesan yang Membuat sang Ibu Berkaca-kaca. Cerita horor wacana pertemuan seorang bocah dengan arwah sang nenek menjelang nujuh hari.

Setelah meyakinkan diri, saya kesudahannya menentukan menyelidiki orang yang ada di balik selimut alasannya ialah sebelumnya yang kulihat memasuki kamarku ialah sepupuku. Dengan ragu-ragu saya mencoba menarik selimut tebal itu sedikit demi sedikit. Tapi sehabis menariknya sampai hampir setengah, saya tidak melihat siapapun di sana. Jika sepupuku di sana, harusnya saya sudah melihat kepalanya.

Karena penasaran, saya kesudahannya memberanikan diri untuk menarik selimut itu seluruhnya. Begitu selimut itu tersingkap, saya tak bisa berkata-kata alasannya ialah tak menemukan siapapun di balik selimut itu. Sontak saya berteriak dan berlari menuju pintu. Di waktu yang bersamaan, kulihat sepupuku berlari menuju ke kamarku dengan verbal bertanya-tanya.

Sumber http://kitatafsi.blogspot.com
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bangunkan Sepupu Dan Menyuruhnya Pindah, Perjaka Ini Keringat Cuek Ketika Bunyi Yang Dia Kenal Terdengar Dari Luar"

Posting Komentar