loading...

Cara Merakit Komputer Gampang Dan Cepat

Loading...
Blog ini dibentuk menurut syarat dari training jardiknas yang mengharuskan menciptakan fortofolio wacana media pembelajaran e-learning. Adapun materi yang di bahas pada makalah ini yakni wacana “Merakit Komputer Praktis & Cepat” lantaran kini ini masih banyak orang yang mengganggap merakit komputer yakni hal yang masih sulit untuk di pelajari, tetapi disini penulis mengungkapkan akomodasi dalam merakit PC dan hanya dengan waktu yang sangat singkat sekali.
Mudah-mudahan modul ini bisa bermanfaat dan setidaknya menawarkan citra kepada masyarakat umum wacana akomodasi dalam merakit komputer.

Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga potongan yaitu :

1.   Pengenalan Teknologi Komputer dengan pendekatan hardware (hardware approach)
yang menjelaskan potongan dari komputer secara keseluruhan baik secara sistem maupun secara detil perbagian dengan pendekatan hardware untuk mempermudah pengenalan komputer secara komprehensif dan aplikatif.
2.   Merakit Komputer, menjelaskan bagaimana merakit komputer dengan tuntunan    
      praktis disertai dengan gambar dan penjelasan.
3.  Troubleshooting, menjelaskan deteksi kesalahan dalam merakit komputer dan  
      pemecahannya.

Pengenalan Hardware Komputer
Secara ringkas maka sistem komputer terdiri atas tiga potongan penting yaitu

1. CPU ( Central Processing Unit )/Processor
2. Memory ( RAM dan ROM )
3. Input/Output.

Secara sederhana Blok Diagramnya sanggup dilihat pada gambar 1.1

Dimana potongan CPU/Processor, Memori dan Port I/O terletak (terpasang) pada Mother
Board, selanjutnya akan diperinci bagian-bagian dari Komputer tersebut :
1.   Central Processing Unit / Processor
Merupakan potongan utama dari komputer lantaran processor berfungsi untuk mengatur semua aktifitas yang ada pada komputer. Satuan kecepatan dari processor yakni MHz (Mega Hertz) atau GHz(1000 MegaHertz ), dimana semakin besar nilainya semakin cepat proses sanksi pada komputer.

2.   Memori
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Memori beraneka tipe dari yang tercepat aksesnya hingga yang terlambat. Berdasarkan kecepatan aksesnya sanggup dibentuk hirarki memori menyerupai pada table 1.1. berikut. 


Selain menyatakan relasi kecepatan, hirarki tersebut juga menyatakan relasi – relasi lain, yaitu :
- Hubungan Harga : Semakin kebawah yakni harganya semakin murah. (Harga    
  dihitung menurut rupiah per bit data disimpan).
- Hubungan Kapasitas : Semakin keatas umumnya kapasitasnya semakin terbatas.
- Hubungan frekuensi pengaksesan : Semakin keatas semakin tinggi frekuensi
   pengaksesan.

Setiap kali pemroses melaksanakan eksekusi, pemroses harus membaca arahan dari memori utama. Agar intruksi sanggup dilakukan secara cepat maka harus diusahakan arahan tersedia di memori pada hirarki berkecepatan susukan lebih tinggi. Kecepatan sanksi ini akan meningkatkan kinerja system. Untuk itu terdapat konsep memori dua level, yaitu ditampung dulu sementara di memori pada hirarki lebih tinggi.

2.1 Register Memori
Merupakan jenis memori dimana kecepatan susukan yang paling cepat, Memori ini terdapat pada CPU/Processor.
Contoh : Register Data, Register Alamat, Stack Pointer Register, Memory Addresss Register, I/O Address register, Instruction Register , dll.

2.2 Cache Memori
Memori berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi yang lebih mahal daripada memori utama. Cachememory ini ada diantara memori utama dan register pemroses, berfungsi biar pemroses tidak eksklusif mengacu pada memori utama biar kinerja sanggup ditingkatkan.
Cache Memory ini ada dua macam yaitu :
1. Cache Memory yang terdapat pada internal Processor , chace memory jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, dan harganya sangat mahal. Hal ini bisa terlihat pada Processor yang berharga mahal menyerupai P4,P3,AMD-Athlon dll, semakin tinggi kapasitas L1,L2 Chace memori maka semakin mahal dan semakin ceppat Processor.
2. Chace Memory yang terdapat diluar Processor, yaitu berada pada MotherBoard, memori jenis ini kecepatan aksesnya sangat tinggi, meskipun tidak secepat chache memori jenis pertama ( yang ada pada internal Processor). Semakin besar kapasitasnya maka semakin mahal dan cepat. Hal ini bisa kita lihat pada Motherboard dengan beraneka ragam kapasitas chace memory yaitu 256kb, 512kb, 1Mb, 2Mb dll.

2.3. Memori Utama
       Memori yang berfungsi untuk menyimpan data dan program. Jenis Memori Utama :

1.   ROM ( Read Only memory) yaitu memory yang hanya bisa dibaca saja datanya atau
programnya. Pada PC, ROM terdapat pada BIOS ( Basic Input Output System) yang terdapat pada Mother Board yang berfungsi untuk men-setting peripheral yang ada pada system.
Contoh: AMIBIOS, AWARD BIOS, dll
ROM untuk BIOS terdapat beragamjenis diantaranya jenis Flash EEPROM BIOS yang mempunyai kemampuan untuk sanggup diganti programnya dengan software yang disediakan oleh perusahhan pembuat Mother Board, yang umumnya penggantian tersebut untuk peningkatan unjuk kerja dari peripheral yang ada di Mother Board.

2.   RAM (Random Acces Memory) yang mempunyai kemampuan untuk dirubah data atau
program yang tersimpan didalamnya.
Ada bebrapa jenis RAM yang ada dipasaran ketika ini :
• SRAM
• EDORAM
• SDRAM
• DDRAM
• RDRAM
• VGRAM
• Dll.
Pada memori jenis RAM dikenal istilah BUS SPEED, menyerupai PC66, PC100, PC 133, PC200, PC 400 dll yang artinya yakni kecepatan aliran data atau jadwal pada memori dimana semakin besar nilai BUS SPEED, maka semakin cepat susukan terhadap memori tersebut.
• •
2.4 Memori Sekunder
Merupakan memori pelengkap yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Contoh: Hardisk, Floppy Disk dll
Hubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Memori Sekunder sanggup dijelaskan dengan gambar 1.3 ,berikut :

3.   Input/Output Unit
Input/Output Unit merupakan potongan dari komputer untuk mendapatkan data maupun mengeluarkan/menampilkan data sesudah diproses oleh Processor. Untuk mempermudah pembahasan wacana Input/Output unit, pada buku ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu :
- Port I/O
- Peripheral I/O

3.1 Port I/O
Port I/O merupakan Port atau Gerbang atau daerah dipasangnya conector dari peralatan I/O. Dimana setiap port I/O dibawah kontrol dari Processor.
1.  Port Paralel (LPT1 atau LPT2)
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara parallel. Contoh peralatan yang menggunakan port ini yakni :Printer, Scanner dll.


2.   Port Serial (Com1, Com2 )
Merupakan port bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh peralatan yang menggunakan port ini yakni : Mouse, Modem , dll.

3.   Port AT / PS2
Port ini umumnya digunakan untuk masukan dari Keyboard, Mouse.

4.   USB Port
USB Port (Universal Serial Bus ) Port merupakan Port Serial universal bagi peralatan yang bekerja dengan transmisi data secara serial. Contoh Perlatan yang menggunakan USB port : Camera Digital

5.   Port VGA
Merupakan port yang bekerjasama eksklusif dengan monitor. Port VGA didapatkan dari pemasangan VGA Card.


6.   Port Audio
   Merupakan port yang bekerjasama eksklusif dengan peralatan audio menyerupai   Tape, Radio, Speaker, Microphone, dll.

3.2 Peripheral I/O
Peripheral yakni sesuatu yang mengacu ke peralatan external yang dihubungkan dengan komputer. Peripheral komputer sanggup dibagi ke dalam dua kategori menurut fungsi. Kategori pertama terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output, kategori ini mencakup keyboard, trackball, mouse, printer, dan display video. Kategori kedua terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada berbagai peralatan penyimpan, menyerupai disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang bisa untuk menyimpan data yang besar.

Pada modul ini akan dikenalkan peralatan yang umum digunakan pada Personal Computer (PC) :
• KeyBoard
• Monitor
• Mouse
• Printer
• Scanner
• Disk Drive, Zip Drive
• CD ROM Drive

4.   Perkembangan Hardware Komputer
Perkembangan teknologi elektronik yang paling pesat dan banyak digunakan dibanyak bidang dalam menyelasaikan pekerjaan maupun untuk memperolah gosip tidak lain yakni komputer. Perkembangan komputer ini diakibatkan oleh perkembangan mikroprosesor (processor) sebagai otak dalam menangani keseluruhan dari kerja komputer.
4.1 Perkembangan Mikroprosesor Intel dan Personal Computer(PC)
Sesuai dengan waktu evolusi generasi-generasi prosesor yang gres bermunculan dengan perfomance yang lebih canggih, baik dari segi kualitas maupun kerumitannya.
Perkembangan tipe prosesor :
• XT 8086 – 8088
• AT 286, AT 386, AT 486
• Pentium I : AT 80586 dengan 50 Mhz, 70 Mhz, 90 Mhz, 100 Mhz, 133 Mhz
• Pentium II : 266 Mhz., 300 Mhz, 350 Mhz, 400 Mhz, 450 Mhz.
• Pentium III : 500 Mhz, 550 Mhz, 600 Mhz, 650 Mhz, 700 Mhz.
• Dan generasi terbaru kini Pentium IV

4.2 Processor selain Intel dan perkembangannya
Pangsa pasar yang menggiurkan untuk teknologi Komputer di Indonesia menimbulkan processor yang ada di Pasar tidak hanya produk Intel Co. tetapi Perusahaan lain menyerupai AMD ( Advanced Micro Device ) serta Cyrix juga mengeluarkan beberapa jenis Processor yang berusaha mengimbangi produk-produk dari Intel.
Produk-Produk dari AMD antara lain :
AMD K-5, AMD K-6, AMD K6-2, AMD K6-3, AMD K-7, AMD Duron, AMD Athlon. Dimana produk-produk AMD ini ternyata beberapa dan belakangan ini berhasil melampaui kemampuan dari produk-produk Intel.
Berikut merupakan data-data perbandingan arsitektur produk AMD dan Intel serta hasil Benchmark ( Test Kehandalan uProcessor). Processor AMD dikenal dengan harga yang lebih murah dengan kehandalan yang tidak kalah dengan produk Intel.

Selain AMD, Processor brand lain yang beredar dipasaran Indonesia yakni processor brand Cyrix yaitu Cyrix 6x86, M-II, dan M-III, tetapi sayangnya Processor brand Cyrix ini tidak seberhasil AMD untuk menciptakan processor tandingan bagi Intel.

Berikut ini akan ditampilkan beberapa Gambar Processor :


4.3 Mother Board
Mother Board merupakan board/papan induk dimana semua device dipasang mulai dari processor, memory, slot-slot untuk ekspansi, dll.
Yang harus diperhatikan dalam menentukan ataupun merakit Mother board yakni bahwa setiap Motherboard mempunyai spesifikasi yang berbeda untuk setiap brand atau type antara lain :

1.   Setiap Motherboard mempunyai pasangan dengan processor tertentu, yaitu type socket atau slot yang tersedia untuk prosessor.
2.   Kemampuan Motherboard untuk bisa di Up-grade hingga dengan kecepatan Processor berapa. Umumnya motherboard bisa untuk di-upgrade dengan mengganti processor.Informasi wacana hal ini sangat penting untuk pembelian motherboard dengan pertimbangan untuk bisa di upgrade.
3.   Kapasitas memory RAM yang bisa dipasang pada Motherboard Semakin  
      besar kapasitas memory yang disediakn semakin menguntungkan.
4. Slot yang tersedia untuk setiap jenis RAM, contohnya berapa slot yang disediakan untuk EDO RAM, SDRAM dll.
5.   Setting Motherboard secara BIOS (software) atu secara jumper setting .
6.  Jumlah slot untuk PCI dan ISA. Slot slot tersebut sangat bermanfaat untuk penambahan peripheral menyerupai audio card.
7.  Apakah motherboard Support untuk AGP bagi VGA card, support AGP akan lebih menguntungkan untuk persediaan apabila diinginkan peningkatan kemampuan grafis dari computer dengan memasang AGP card.
8. Speed Bus untuk memory hingga dengan kecepatan berapa ( 66,100,133,200,400 Mhz).
9.   Apakah VGA card dan audio Card sudah onboard atau tidak.
10. Power Supply untuk Mother Board AT atau ATX atau Baby AT.

Semua gosip diatas sanggup diketahui dari manual book yang ada pada motherboard.
Bebrapa jenis Slot atautu Socket untuk processor antara lain :
1. Slot 1
2. Slot 2
3. Socket7
4. Slot A
5. Socket A
6. Socket 370
7. Socket 8
8. Socket 423
Slot1
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor P-III dan celeron

Slot2
Motherboard yang dibentuk untuk mendukung Processor Pentium II Xeon


Socket 7
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor AMD K6-2, AMD K6-3 dan Cyrix M-II serta Pentium MMX.

Slot A
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor AMD Athlon, AMD Thunderbird.

Socket A
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor AMD Athlon dan AMD Duron.

Socket 370
Motherboard yang dibentuk untuk mendukung Processor Intel® Pentium® III (Tualatin and
Coppermine) /CeleronTM

Socket 8
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor Pentium®II and Pentium® Pro .

Socket 423
Mother Board yang dibentuk untuk mendukung Processor Pentium-4.

MotherBoard Socket7
MotherBoard Slot 1
MotherBoard untuk Processor Pentium 4




Merakit Komputer

I. Persiapan :
1. Persiapkan tools yang diharapkan menyerupai obeng(+) dan (-)
2. Pastikan komputer dalam keadaan mati (power off)
3. Jauhkan segala magnet dari hardisk.
4. Jauhkan air dan cairan dari komputer dan komponennya.
5. Sangat disarankan menginstall dengan disertai manual dari motherboard.

II. Menginstall Processor : (Jenis Socket) :
1.  Lokasikan soket Zif dan buka dengan menarik tangkai soket keatas
2.  Masukkan CPU kedalam socket dengan menjaga keadaan tangkai soket ketika
     memasukkan CPU
3.  Ketika memasukkan CPU harus memperhatikan orientasi yang benar ada petunjuk
khusus pada pocessor dan socket.
4. Dorong kebawah CPU dan kembalikan tangkai soket ke posisi semula.
5. Letakkan Heatsink diatas CPU dan pasang pengikatnya dengan benar.
6. Rangkaikan kabel fan (kipas) dengan supply.


Untuk tipe Slot :
Perhatian : Beberapa Motherboard masih menggunakan jumper setting atau Dip setting untuk mengatur kecepatan clock untuk processor. Sebagaian yang lainnya secara otomatis mendeteksi kecepatan processor atau setting secara BIOS.
III. Menginstall Memori
Jumlah slot dari memori tergantung dari slot yang tersedia pada MotherBoard. Cara pemasangan DIMM (SDRAM) :
1. Buka kancing socket
2. Periksa figure cetakan RAM
3. Masukkan modul SDRAM ke DIMM slot
4. Kunci/Tekan kembali kancing



IV. Menginstall AGP Card
1. Cari Lokasi AGP slot
2. Pasang AGP Port dengan hati-hati, tekan tegak lurus dengan bidang motherboard.
 3. Pemasangan peralatan lainnya pada slot PCI atau ISA menyerupai VGA Card, Sound Card dll caranya sama dengan pemasangan AGP card. Perbedaan hanya jenis Slot yang akan dipasang.

V. Menginstall HardDisk :
1. Cari Port IDE pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada IDE connector, perhatikan warna merah pada kabel selalu
terpasang pada potongan yang diberi tanda khusus pada IDE connector.
3. Pasang ujung lainnya pada HardDisk
4. Pasang kabel supply HardDisk (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

VI. Menginstall Disk Drive :
1. Cari Port FDD pada MotherBoard
2. Pasang ujung kabel pada FDD connector, perhatikan warna merah pada kabel  
    selalu terpasang pada potongan yang diberi tanda khusus pada FDD connector.
3. Pasang ujung lainnya pada DiskDrive
4. Pasang kabel supply Disk Drive (perhatikan bentuk pasangan socket power supply)

VII. Menginstall Connector untuk Panel pada Chasing
1. Pasang dengan teliti dan connector untuk panel depan Chasing.
2. Posisi pin/kaki connector tergantung MotherBoard (lihat pada manual MB atau
    perhatikan data yang tertulis disekitar MotherBoard)
VIII. Menginstall Power Suplly untuk MotherBoard
Pasangkan kabel powersupply yang berwarna warni dari casing ke connector powersupply yang tersedia pada MotherBoard, dengan cara menekanconnector.

IX. Memasang Chasis panel Connector
Hubungkan port-port yang ada dengan peralatan yang ada menyerupai KeyBoard, Mouse, Monitor, dll

X.  Aktifkan Komputer
Sebelum mengaktifkan komputer pasang terlebih dahulu supply untuk casing (220V) demikian juga untuk monitor.

XI. Setting BIOS
Mensetting hal-hal yang diperlukam untuk mengoptimalkan peralatan yang terpasang pada Motherboard. Software BIOS tergantung pada pabrik pembuat MotherBoard.


Troubleshooting Komputer

Kesalahan atau ketidakberhasilan dalam merakit komputer umumnya disebabkan antara lain :
1.  Pemasangan Memori yang tidak benar, Motherboard yang baik akan memberi sinyal bunyi peringatan bahwa pemasangan memori tidak benar. Check dan pasang dengan benar.

2.  Pemasangan Card AGP atau VGA yang kurang kencang atau pas, Motherboard yang baik akan menawarkan sinyal bunyi peringatan. Check dan pasang dengan benar.

 3.  Pemasangan Kabel data untuk HardDisk yang tidak pas atau terbalik. Atau pengaturan posisi Master atau Slavepada HardDisk yang tidak tepat. Betulkan serta check pada jumperHardDisk untuk posisi Master/Slave dan check dengan autodetect HardDisk pada BIOS.

4.   Pemasangan Kabel Data Disk Drive yang tidak pas atau terbalik. Betulkan

5.   Pemasangan panel connector yang tidak sempurna sehingga lampu ndicator untuk HardDisk dan Power On tidak aktif. Betulkan.


Sumber http://www.komtipstrik.blogspot.com
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Merakit Komputer Gampang Dan Cepat"

Posting Komentar