Puisi Aku Tak Bisa Sekolah Hari Ini

gambar-buku-dan-pensil

puisi Tak Ingin Pergi Ke Sekolah- di saat hari guru ini tepatna tanggal 25 november mungkin murid senang karena mereka menjalankan sebuah liburan baik hanya dengan menonton TV atau sekedar bersantai di rumah untuk mereka yang sehat, akan tetapi jika ada seorang anak yang jatuh sakit hanya bisa meraatapi kehidupannya yang tak umum dengan teman yang lainnya

cobakita melihat pada sosok anak jalanan atau mereka ang yatim piatu dan kurang mempu sangat ingin sekolah dan mencari ilmu berharap mendapatkan pendidikan yang baik merubah hidup menuju masa depan dan cita-cita yang di harapkan akan tetapi terbentur dan harus mengubur mimpinya hanya suatu alasan yang mungkin hanya sepele yakni masalah biaya

lihat juga : Gambar Kata Kata Mutiara Bijak Untuk Guru Sejati
                  Puisi Tentang Bullying Dan Ucapan Untuk Guru Di Hari Pendidikan Nasional

dan untuk kamu yang saat ini mampu jangan pernah lalai untuk terus belajar karena suatu saat nanti ketika kau mulai mengerti dirimu akan sadar betapa pentingnya sebuah pendidikan yang kamu pelajari saat ini mungkin di anggp tidak nyambung dengan impian mu tapi ketahuilah saat kamu ingin menuju suatu tempat bukankah harus melewati jalan berliku yang tak kamu inginkan menuju ke sana.

tapi ketika kau sudah sampai pada tujuan, di saat itulah kamu sadar bahwa jalan itu merupakan suatu jalan yang benar walaupun kau tidak menyukainya dan berikut ini dalah sebuah sajak puisi yang ingin aku bagikan kepadam tentang ingin sekolah.

tak bisa sekolah


"Saya tidak bisa pergi ke sekolah hari ini,"

Kata si kecil Peggy Ann Makey.

"Kacamata saya pecah.

Kupikir aku akan tersedak.

Kucing saya muntah di sepatuku,

Belum lagi semua kotorannya.

Saya memiliki gambar kecil di ibu jari saya.

Kudengar telingaku mati rasa.

Saya bangun semalaman dengan migrain;

Saya pikir ada bug di otak saya.

Aku terus mendapat hot flash.

Di pantatku ada ruam.

Kulitku retak dan kering.

Saya pikir ada sesuatu di mata kanan saya.

Saya mengalami kram kaki yang besar.

Telingaku sakit dari amp kakakku.

Semua rambutku rontok.

Yang ingin saya lakukan hanyalah cemberut.
Semua bajuku terlalu ketat.

Kepalaku dipenuhi ketakutan

Saya pikir saya akan mati!
Mengapa saya, oh mengapa?

Apa itu? Apa yang kamu katakan
Kamu bilang hari ini hari sabtu

selamat tinggal aku akan bermain! "


Berdasarkan sajak terkenal Shel Silverstein, "Sick."

"Saya tidak bisa pergi ke sekolah hari ini,"
Kata si kecil Peggy Ann McKay.

"Saya menderita campak dan gondok,
Gelembung, ruam merah dan benjolan ungu.

Mulutku basah, tenggorokanku kering,
Aku akan buta di mata kanan saya.

Amandel saya sebesar batu,
Aku sudah menghitung enam belas cacar air

Dan ada satu lagi - itu tujuh belas,
Dan bukankah menurutmu wajahku terlihat hijau?

Kaki saya dipotong - mata saya biru -
Mungkin itu adalah virus instamatic.

Saya batuk dan bersin, terkesiap dan tersedak,
Saya yakin kaki kiri saya patah -

Pinggulku sakit saat aku memindahkan daguku,
Tombol perutku masuk,

Punggungku terjepit, pergelangan kakiku terkilir,
Saya 'pendix sakit setiap kali hujan.

Hidung saya dingin, jari-jari kaki saya mati rasa.
Saya memiliki sepotong di ibu jari saya.

Leher saya kaku, suaraku lemah,
Aku hampir tidak berbisik saat aku berbicara.
Lidahku mengisi mulutku,

Saya pikir rambut saya rontok.
Siku saya bengkok, tulang belakang saya tidak lurus,
Suhu saya satu-o-delapan.

Otak saya menyusut, saya tidak bisa mendengar,
Ada lubang di telingaku.

Saya memiliki hangnail, dan hati saya - apa?
Apa itu? Apa yang kamu katakan

Kamu bilang hari ini . .Sabtu?
selamat tinggal, aku akan bermain! "

nah itulah sebuah puisi yang bisa aku tuliskan bagi kaian yang ingin membacanya di depan gru atau sebuah tugas pelajaran di sekolah semoga bisa membanu dan dapat di pahami apa yang di sampaikan dari kata-kata yang barusan sampai berjumpa kembali di lain kesempatan semoga harimu menyenangkan.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: