loading...

Cerpen Pengalaman Saat Di Sekolah

Cerpen Pengalaman Saat Di Sekolah Ini adalah tentang kisah hidup ku di mana aku membuat judul untuk tulisan ini yaitu Sekolah ku Penjara Ku, kenapa aku memberi judul seperti itu? Karena bagiku sekolah adalah sebuah tempat di mana mimpi dan angan ku serta mental ku hancur sehingga sampai saat ini aku menjadi seseorang yang berdiam diri murung dan cenderung anti sosial di akibatkan dari lingkungan sekolah yang tidak sesuai dengan apa yang orang katakan atau sebuah lagu merdu yang mengatakan “tiada kisah paling indah se indah kisah kasih di sekolah” semua itu bagiku hanyalah sebuah ucapan omong kosong dan kebohongan yang sangat berlawanan dengan ku di mana aku adalah seseorang yang menganggap bahwa sekolah itu adalah lubang kehancuran bagi fisik dan mentalku akibat lingkungan sekolah yang tidak sesuai dengan apa yang aku harap kan inilah cerpen pengalaman sekolah

Kisah ini berawal saat aku pertama kali masuk  di sekolah menengah pertama atau SMP pada saat itu aku bangga dan bahagia karena aku anggap bahwa aku bisa memiliki teman baru pengalaman baru dan tentunya pengetahuan baru yang mungkin bisa membuat hidupku menjadi lebih baik karena tujuan untk aku bersekolah yaitu agar aku bisa menjadi orang yang pandai pintar serta menjadi manusia yang berguna bagi orang tua nuasa dan bangsa serta agama, namun semua itu hanya lah sebuah harapan kosong  ketika pertama aku masuk kelas 7 atau kelas satu smp aku belum memiliki teman dan ku harap nanti aku punya teman banyak untuk ku bermain dan berbagi

Namun sesuatu yang tak pernah aku duga akhirnya terjadi ketika aku di hampiri oleh seorang yang meminta uang ke padaku selain itu dia juga kerap meminjam pakaian yang aku pakai seperti jaket atau hal yang lainya yang aku punya dan inilah awal kehancuran mimpiku di mulai, setelah hal itu terjadi aku menjadi seseorang yang murung dan takut untuk pergi ke sekolah sehingga aku merasa aku tidak ingin bersekolah, namun hal itu tidak mungkin dan aku juga tidak bisa meminta orang tuaku untuk memberhentikan ku dari sekolah bahkan aku selalu menyembunyikan hal ini dari siapapun sampai setelah tulisan ini aku buat

Setiap hari aku tidak pernah keluar kelas bahkan setiap aku datang ke sekolah aku selalu bersembunyi di gedung yang sudah tidak terpakai di dekat kantor kepala sekolah yaitu bangunan bekas laboraturium yang sudah tidak di gunakan lagi,setiap sebelum bel sekolah aku selalu bersembunyi di sana tanpa ada seorang pun yang mengetahui dan mungkin bahkan tidak pernah ada yang mau perduli karena yang aku tau mereka tidak pernah sekalipun bertanya kemana dan di mana aku pada saat pagi sebelum bel sekolah dan saat istirahat. Tapi tak ada satupun dari sebagian mereka menanyakan hal itu

Padahal pada saat itu aku sangat butuh teman dan ingin ada seseorang yang mengerti tentang keadaan ku yang jiwanya sedang terancam dan mental yang sedang terpuruk, sampai semua itu berakhir saat aku beranjak naik kelas ke kelas dua SMP saat itu aku memiliki seorang teman yang cukup mengerti aku dan bisa di bilang dia adalah penyelamat hidup ku sehingga aku bisa terbebas dari bayang bayang lembaran hitam yang pernah terjadi dan aku merasa senang karena aku bisa sedikit merasakan indahnya masa bersekolah pada saat itu ketika aku bisa bermain dengan teman banyak karena di ajak oleh teman ku itu yang memang dia itu orang nya aktif serta memiliki jiwa sosial yang tinggi, aku pun tidak lagi menutup diri dan ber sosialisasi dengan anak yang lainya pada saat itu sehingga hampir semua orang mengenali siapa aku dan yang lebih mengesankan lagi aku pun memiliki seorang kekasih lalu semua orang tau bahkan bisa di bilah seluruh anak SMP mengetahui tentang hubungan kita yang masih cinta monyet kalau di bilang,

Aku pun seolah menjadi sorotan banyak mata karena sikap ku yang selalu aktif serta selalu mengikuti kegiatan apapun di sekolah apalagi yang berhubungan dengan seni aku sangat bersemangat dan hal itu semakin membuat aku berada di puncak popularitas kalau bahasa sombong nya hehe,  namun pada suatu ketika aku melakukan kesalahan di dalam sebuah pertemanan dengan seseorang yang aku bilang penyelamat itu tadi,

Sedikit aku beri informasi kepada pembaca di sini aku tidak bisa menyebutkannama  siapa saja yang aku maksud karena berhubungan dengan privasi dan mari kita lanjut ke dalam cerita pengalaman sekolah menengah pertama

Pada saat itu aku tidak tau kalau dia memiliki seorang musuh atau seseorang yang paling dia tidak suka di sekolah dan sangat menyangkut ke dalam urusan keluarga jadi intinya adalah masalah pribadi di antara mereka, pada saat itu aku malah berteman dengan musuh dari penyelamat ku sehingga membuat dia kecewa dan merasa di hianati oleh aku dan dari situ hidup ku terancam akan terpuruk lagi ternyata memang benar bahwa hidupku terpuruk lagi bahkan bisa di bilang lebih buruk dari sebelumnya karena pada saat itu aku banyak di musuhi oleh banyak teman sekolah tanpa aku tau alasanya kenapa hentah karena sirik atau apalah itu aku tidak tau, dan semua itu terjadi ketika aku mulai renggang dengan temanku yang ku sebut sebagai penyelamat hidup ku itu.

Karena mungkin mereka merasa bahwa aku sudah tidak punya teman lagi yang bisa di bilang dia itu adalah preman sekolah  maka mereka mengeluarkan ekspresi dan mengeluarkan rasa kesal serta unek-unek mereka selama ini yang mereka tahan sejak dulu, aku pn tidak pernah mengerti dan tidak menyangka kalau ada banyak sekali yang sangat membenciku saat itu sehingga aku menjadi tidak bisa ber konsentrasi pada pelajaran yang berdampak dengan nilai yang anjlok selain itu juga aku selalu di perlakukan dengan tidak wajar dan selalu di intimidasi oleh sebagian dari mereka.

Dan mulai saat itu aku bersumpah bahwa aku tidak ingin lagi untuk melanjutkan sekolah karena pengalaman pahit yang aku rasakan sehingga semuanya membekas sampai saat ini sehingga memang benar pendidikan ku hanya sampai tingkat SMP dan aku tidak pernah memikirkan tentang masa depan ku yang aku inginkan hanyalah kenyamanan dalam hidup kebebasan dalam ber ekspresi dan bebas berkarya semauku walaupun terkadang aku juga ingin bersekolah dan mencari ilmu agar aku bisa berguna dan bekerja untuk masa depan ku nanti namun ketika aku ingat kepada masa suram itu aku sangat tidak ingin bahkan aku sangat benci jika menyebut kata sekolah

Namun aku tau bahwa sebuah ilmu itu tidak selalu kita dapatkan dari sekolah dari manapun dan dari siapapun ilmu bisa kita dapatkan,  dan aku berjanji aku tidak akan pernah menyerah sebelum aku bisa membuktikan bahwa aku juga bisa walaupun tanpa ber sekolah dengan potensi yang aku miliki saat ini aku selalu mencoba dan berusaha untuk mewujudkan mimpi ku menjadi seorang penulis dan juga musisi sehingga semoa orang bisa mengakui bahwa aku juga bisa berguna serta aku bisa di kenang dengan semua karya yang aku curahkan melalu tulisan dan juga lagu yang aku ciptakan


Itulah mungkin sepenggal kisah yang bisa aku curahkan untuk saat ini keti kamu membaca tulisan ini percayalah bahwa semua yang aku tuliskan ini adalah sebuah kejujuran dan ungkapan isi hati serta pengalaman yang pernah terjadi dalam hidup ku, aku tidak pernah tau apakah kamu akan perduli terharu atau mentertawakan ku, tapi yang aku perdulikan adalah aku bisa membuat sebuah karya tulisan dari pengalaman bahkan pengalaman yang buruk sekalipun aku tidak akan men sia-sia kan se=isa umurku untuk melakukan hal yang tidak berguna, aku hanya bisa berharap dan berdoa kelak suatu saat aku bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang dan di akui di dalam kehidupan bahwa aku ini ada dan sangat membutuhkan hangatnya persahabatan yang sangat jarang aku dapatkan.

Subscribe to receive free email updates: